Bursa Siang: Trump Tunda Serang Iran, Bursa Asia Mix– IHSG Ambruk Lagi
Tuesday, May 19, 2026       12:52 WIB
  • IHSG sesi I ambruk 3,08% ke level 6.396, seluruh sektor merah.
  • Sektor basic industry terpuruk paling dalam (-7,26%) dari , , .
  • Bursa Asia beragam karena Trump tunda serangan ke Iran, harga minyak turun 2%.

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) ambruk pada perdagangan sesi I hari Selasa (19/5). IHSG drop 202 poin atau -3,08% ke level 6.396.
Sebanyak 279,6 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp15,13 triliun.
Saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham top losers LQ45: , , , , , , .
Seluruh sektor berada di zona merah. Sektor basic industry terlemah setelah turun 7,26%. Saham sektor ini yang terpuruk di antaranya , ,TKIM, , , , , , .
Bursa Asia
Pasar saham Asia bergerak beragam pada hari Selasa (19/5) karena harga minyak, meskipun tinggi, sedikit turun menyusul berita bahwa Presiden AS Donald Trump menunda serangan yang dijadwalkan terhadap Iran.
Investor juga mencermati data PDB Jepang kuartal pertama, yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebesar 2,1% per tahun dalam tiga bulan pertama tahun ini. Pertumbuhan ini jauh lebih tinggi daripada perkiraan rata-rata analis yang disurvei Reuters sebesar 1,7%, dan dibandingkan dengan 1,3% pada kuartal sebelumnya. Angka-angka ini tidak mencerminkan dampak penuh dari perang Iran, yang dimulai pada akhir Februari.
Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social bahwa para pemimpin militer AS telah diberitahu untuk membatalkan "serangan yang dijadwalkan terhadap Iran besok" setelah adanya permintaan dari para pemimpin Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Namun, Trump memperingatkan bahwa ia telah menginstruksikan para pemimpin militernya "untuk bersiap melancarkan serangan besar-besaran ke Iran, kapan saja, jika kesepakatan yang dapat diterima tidak tercapai."
Indeks Saham Asia
Indeks Nikkei225 (Jepang) -0,32%
Indeks Topix (Jepang) +0,54%
Shanghai Composite (China) +0,02%
Shenzhen Component (China) -0,78%
CSI 300 (China) -0,52%
Hang Seng (Hong Kong) +0,39%
Indeks Kospi (Korsel) -3,37%
Taiex (Taiwan) -1,55%
S&P/ASX200 (Australia) +0,98%
Asia Currencies
Yen drop 0,11% menjadi 158,99 per USD
SGD drop 0,13% menjadi 1,2803 per USD
AUD down 0,54% ke posisi 0,7129 per USD
Rupiah melemah 0,32% menjadi 17.725 per USD
Rupee melaju 0,01% ke 96,3475 per USD
Yuan down 0,03% ke 6,8018 per USD
Ringgit up 0,01% ke 3,9742 per USD
Baht turun 0,21% ke 32,6240 per USD
Oil
Harga minyak turun 2% pada Selasa (19/5) setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah menunda serangan yang direncanakan terhadap Iran untuk memberi ruang bagi negosiasi guna mengakhiri perang di Timur Tengah.
Kontrak berjangka Brent untuk pengiriman Juli turun $2,26 atau 2% menjadi $109,84 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS untuk pengiriman Juni turun $1,22 atau 1,1% menjadi $107,44.
Kontrak WTI Juni berakhir pada hari Selasa, sementara kontrak Juli yang paling aktif turun $1,63 atau 1,6% menjadi $102,75 per barel.
"Meskipun sinyal Trump telah meredakan beberapa tekanan langsung, risiko fundamental tetap ada... Pasar sekarang mengamati apakah komentar Trump mewakili pergeseran nyata menuju de-eskalasi atau hanya jeda taktis," kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade.
(reuters/cnbc/bloomberg/idx/AI)

Sumber : admin