Bursa Sore: IHSG Cerah, Euforia Damai AS-Iran Bikin Saham Asia Bergairah
Friday, June 12, 2026       16:45 WIB
  • IHSG ditutup menguat 2,07% ke level 6.007, didorong sektor basic industry
  • Bursa Asia dan Eropa kompak reli karena meningkatnya asa kesepakatan damai antara AS dan Iran
  • Harga minyak turun lebih dari 2% setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan ke Iran

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menguat pada akhir perdagangan hari Jumat (12/6). IHSG menanjak 121 poin atau +2,07% ke level 6.007.
Sebanyak 374,6 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp21,65 triliun.
Saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham top losers LQ45: , , , , , , .
Sektor basic industry paling moncer, naik 4,85%. Saham-saham sektor ini yang melejit di antaranya , , , , , , , .
Sementara itu sektor kesehatan satu-satunya sektor yang parkir di zona merah, turun 0,58%. Saham sektor ini yang drop , , , .
Bursa Asia
Saham Asia memperpanjang reli global pada hari Jumat (12/6) sore karena asa kesepakatan perdamaian Timur Tengah akhirnya dapat terwujud.
Sementara dolar AS dan imbal hasil obligasi turun dan harga minyak mencapai level terendah dua bulan, meredam kekhawatiran inflasi.
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa kesepakatan perdamaian dapat ditandatangani paling cepat akhir pekan ini, beberapa jam setelah mengancam akan melakukan serangan lebih lanjut terhadap Iran. Ia mengatakan negosiasi dengan Teheran telah maju ke tingkat tertinggi kepemimpinan Iran dan telah disetujui oleh koalisi luas kekuatan regional.
Pernyataan Trump tersebut menyusul optimisme berulang dari presiden yang gagal menghasilkan kesepakatan, membuat pasar tetap waspada. Dalam kasus ini juga, Iran membantah bahwa mereka belum mencapai keputusan akhir tentang kesepakatan tersebut.
Meskipun demikian, "ini mungkin terlihat sedikit lebih nyata daripada yang pernah kita lihat," kata Ray Attrill, kepala strategi FX di National Australia Bank.
"Jika kita mendengar sesuatu dari Iran yang terdengar positif, peluang (kesepakatan perdamaian) jelas akan berubah secara dramatis."
Obligasi pemerintah AS mempertahankan kenaikannya karena harapan akan kesepakatan perdamaian di Teluk membuat pasar mengurangi taruhan kenaikan suku bunga dari Federal Reserve tahun ini. Perkiraan kenaikan suku bunga pada bulan Oktober telah turun menjadi 36% dari 51%.
Imbal hasil obligasi Treasury dua tahun tetap stabil di 4,073% pada hari Jumat, setelah merosot 6 basis poin (bps) semalam. Imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun acuan bertahan di 4,4690%, setelah turun hampir 8 bps semalam.
Dolar stabil setelah mengalami kerugian semalam. Dolar naik 0,2% menjadi 160,20 yen, setelah mundur 0,4% pada sesi sebelumnya.
Indeks Saham Asia
Indeks Nikkei225 (Jepang) +2,81% ke 66.020
Indeks Topix (Jepang) +1,35% ke 3.881
Shanghai Composite (China) +1,12% ke 4.031
Shenzhen Component (China) +0,75% ke 14.963
CSI 300 (China) +1,16% ke 4.777
Hang Seng (Hong Kong) +1,93% ke 24.718
Indeks Kospi (Korsel) +4,63% ke 8.123
Taiex (Taiwan) +2,36% ke 44.169
S&P/ASX200 (Australia) +1,98% ke 8.804
Asia Currencies
Yen drop 0,14% menjadi 160,16 per USD
SGD flat 0,00% menjadi 1,2839 per USD
AUD down 0,13% ke posisi 0,7040 per USD
Rupiah up 0,71% menjadi 17.860 per USD
Rupee naik 0,67% ke 95,1100 per USD
Yuan up 0,19% ke 6,7616 per USD
Ringgit melaju 0,28% ke 4,0557 per USD
Baht melaju 0,27% ke 32,7100 per USD
Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat pada pembukaan perdagangan Jumat (12/6) pagi waktu setempat, dengan semua indeks utama naik lebih dari 1%, karena harga minyak turun di tengah harapan akan terobosan diplomatik di Timur Tengah.
Indeks acuan pasar saham Eropa, STOXX 600 naik 1,2% menjadi 628,81 poin dan diperkirakan akan mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 1%. Semua sektor kecuali energi bergerak menguat.
Saham sektor perjalanan dan rekreasi memimpin kenaikan sektor dengan peningkatan 3,4%. Saham Lufthansa dan Air France meningkat masing-masing sebesar 4,6% dan 5,7%.
Sektor saham bank naik 2,3%, dengan Barclays dan Standard Chartered meningkat lebih dari 2%.
Oil
Harga minyak turun lebih dari 2% pada hari Jumat (12/6) sore setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana untuk menyerang Iran, mengurangi kekhawatiran akan peningkatan permusuhan menyusul serangan balasan di awal pekan.
Harga minyak mentah Brent turun $2,11 atau 2,3% menjadi $88,27 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun $1,90, atau 2,2%, menjadi $85,81.
"Meskipun ini tentu saja bisa jadi harapan palsu lainnya, reaksi pasar sangat cepat dan tegas," kata analis pasar IG, Tony Sycamore seperti dikutip reuters.
Dia menambahkan bahwa meskipun harga minyak mengalami koreksi ke bawah, "selama harga dapat bertahan di atas level support di kisaran $80-an, risiko tetap condong ke arah kenaikan".
(reuters/cnbc/bloomberg/idx/AI)

Sumber : admin