Bursa Sore: Market Dilanda Euforia Selat Hormuz, Saham Asia dan IHSG Cerah
Monday, June 15, 2026       16:51 WIB
  • IHSG finis melonjak 4,12% ke level 6.254, didorong sektor basic industry yang melesat 7,28%
  • Bursa Asia dan Eropa kompak reli setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara AS dan Iran
  • Harga minyak anjlok hampir 5% ke level terendah sejak Maret akibat meredanya risiko geopolitik

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) naik signifikan pada akhir perdagangan hari Senin (15/6). IHSG menanjak 247 poin atau +4,12% ke level 6.254.
Sebanyak 546,1 juta lot saham tercatat sebagai volume perdagangan. Volume perdagangan tersebut membukukan nilai transaksi Rp30,14 triliun.
Saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham top losers LQ45: , , , , , , .
Sektor basic industry melesat terkuat, naik 7,28%. Saham-saham sektor ini yang melejit di antaranya , , , , , , , .
Sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang terkoreksi, turun 0,67% terdesak oleh saham-saham , ,
Bursa Asia
Pasar saham Asia melonjak tajam pada perdagangan hari Senin (15/6) sore karena kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran. Kesepakatan tersebut mengurangi tekanan inflasi secara global dan mengurangi kebutuhan akan suku bunga yang lebih tinggi.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan di media sosial pada Senin pagi bahwa kesepakatan damai dengan Iran telah tercapai. Sementara Presiden Donald Trump mengatakan kesepakatan tersebut mencakup pembukaan Selat Hormuz yang vital, meskipun tanpa memberikan rincian.
Iran mengatakan lalu lintas melalui selat tersebut akan diatur oleh Iran dan Oman, yang berpotensi menjadi pukulan terhadap aturan perdagangan bebas dan menunjukkan mungkin akan ada semacam pungutan pada transit.
"Kurangnya detail, terutama tentang kebebasan pelayaran, merupakan kekhawatiran tetapi bukan sesuatu yang seharusnya membatasi pasar hari ini karena lonjakan selera risiko terjadi," kata Sean Callow, analis FX senior di ITC Markets.
Berita ini akan melegakan para bank sentral yang mengadakan pertemuan minggu ini. Mengurangi sebagian tekanan untuk memperketat kebijakan guna mencegah kenaikan ekspektasi inflasi yang didorong oleh sektor energi.
"Kami memperkirakan harga minyak Brent berjangka akan turun menjadi $80 pada akhir tahun dengan asumsi selat tersebut tidak ditutup lagi," kata Vivek Dhar, analis pertambangan dan energi di CBA.
Bank sentral dijadwalkan bertemu di AS, Inggris, Jepang, Australia, Swiss, Swedia, Norwegia, dan Rusia minggu ini, dengan Jepang dianggap sebagai negara yang kemungkinan akan menaikkan suku bunga kali ini.
Federal Reserve secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di 3,50%-3,75% pada hari Rabu dalam pertemuan perdana Ketua Kevin Warsh.
Investor dengan cepat mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga tahun ini dengan kontrak berjangka Desember naik empat poin. Sementara kenaikan paling cepat pada bulan Oktober sekarang diperkirakan sekitar 30%.
Indeks Saham Asia
Indeks Nikkei225 (Jepang) +4,99% ke 69.317
Indeks Topix (Jepang) +3,03% ke 3.999
Shanghai Composite (China) +1,61% ke 4.096
Shenzhen Component (China) +3,79% ke 15.531
CSI 300 (China) +2,39% ke 4.891
Hang Seng (Hong Kong) +0,50% ke 24.842
Indeks Kospi (Korsel) +5,20% ke 8.545
Taiex (Taiwan) +2,78% ke 45.396
S&P/ASX200 (Australia) +1,25% ke 8.914
Asia Currencies
Yen up 0,07% menjadi 160,12 per USD
SGD naik 0,22% menjadi 1,2814 per USD
AUD naik 0,38% ke posisi 0,7074 per USD
Rupiah up 0,85% menjadi 17.708 per USD
Rupee naik 0,50% ke 94,6362 per USD
Yuan up 0,07% ke 6,7576 per USD
Ringgit melaju 0,20% ke 4,0495 per USD
Baht melaju 0,52% ke 32,5630 per USD
Bursa Eropa
Saham-saham Eropa melonjak di awal perdagangan menyusul terobosan dalam kesepakatan AS-Iran.
Indeks acuan pasar saham Eropa, Stoxx 600 naik 1,2% pada pembukaan perdagangan Senin (15/6) karena pasar menguat menyusul berita bahwa AS telah mencapai kesepakatan damai dengan Iran. Kesepakatan tersebut juga mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa biaya tol.
Indeks CAC 40 Prancis memimpin penguatan dengan kenaikan 1,9%. Sedangkan Indeks DAX di Jerman naik 1,8%. Indeks FTSE 100 Inggris menanjak 0,8% serta FTSE MIB Italia naik 1,4%.
Oil
Harga minyak turun tajam pada perdagangan hari Senin (15/6) sore setelah Presiden AS Donald Trump dan wakil menteri luar negeri Iran mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dan melanjutkan lalu lintas melalui Selat Hormuz.
Harga minyak mentah Brent berjangka turun $3,65 atau 4,2% menjadi $83,68 per barel. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di harga $80,75 per barel, turun $4,13 atau 4,9%. Kedua kontrak tersebut jatuh ke level terendah sejak 10 Maret pada hari Senin setelah anjlok lebih dari 3% pada hari Jumat.
Perdana Menteri Pakistan, yang negaranya berperan sebagai mediator, mengatakan bahwa AS dan Iran akan menandatangani nota kesepahaman di Swiss pada hari Jumat. Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa Selat Hormuz akan dibuka "bebas biaya" dan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran juga akan berakhir.
(reuters/cnbc/bloomberg/idx/AI)

Sumber : admin