Butuh Dana Besar, PPRE Akan Jual 51% Saham di PT LMA
Tuesday, May 19, 2026       10:46 WIB
  • akan mengalihkan 51% saham PT LMA senilai Rp1,615 triliun kepada PT LIA, setara 75,79% dari ekuitas perusahaan.
  • Mengurangi tekanan arus kas dan beban keuangan akibat pembayaran utang.
  • Pemegang saham independen akan diminta menyetujui transaksi pada RUPS 24 Juni 2026.

Ipotnews -- PT PP Presisi Tbk () berencana melakukan pemindahan hak atas 51% saham yang dimilikinya di PT Lancarjaya Mandiri Abadi (LMA) kepada PT Lancarjaya Investama Abadi (LIA). Nilai transaksi ditetapkan sebesar Rp1,615 triliun berdasarkan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik Guntur, Eki, Andri dan Rekan.
"Sebagian besar hasil rencana transaksi ini direncanakan akan digunakan untuk pembayaran utang bank dan leasing guna mengurangi tekanan arus kas dan beban keuangan ," demikian ulasan manajemen dalam keterbukaan informasi, Selasa (19/5).
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025, ekuitas tercatat Rp2,13 triliun. Dengan nilai transaksi mencapai 75,79 persen dari ekuitas, aksi korporasi ini dikategorikan sebagai Transaksi Material sesuai POJK No. 17/2020.
Manajemen juga menjelaskan bahwa alasan diperlukannya transaksi ini karena memerlukan pendanaan untuk pemenuhan cash deficiency support (CDS). Selain itu, pada tahun 2026 memiliki kebutuhan dana yang cukup besar untuk pembayaran kewajiban jatuh tempo. Di antaranya untuk membayar utang bank jangka pendek dan jangka panjang, angsuran leasing, serta kewajiban lainnya.
" perlu mencari alternatif sumber pendanaan lain, salah satunya melalui divestasi saham anak perusahaan. Sehingga untuk mendukung kebutuhan tersebut, menargetkan tambahan pendanaan dari hasil transaksi ini," lanjut manajemen dalam laporannya.
Jajaran Komisaris memastikan bahwa tidak ada benturan kepentingan dalam transaksi ini karena PT LIA bukan merupakan pihak afiliasi. Guna mendapatkan restu dari pemegang saham terkait rencana ini, akan digelar Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS ) pada 24 Juni 2026.
(Marjudin/AI)

Sumber : admin