Ditopang Efisiensi Beban, Laba RAJA di 1Q26 Tumbuh 28,4% Saat Omzet Menurun
Friday, May 01, 2026       14:56 WIB
  • Laba bersih PT Rukun Raharja Tbk () naik 28,4% menjadi USD8,64 juta meskipun pendapatan turun 16,4%
  • Kenaikan laba ditopang efisiensi beban, terutama penurunan beban pokok 25,4% serta kontribusi laba entitas asosiasi yang melonjak
  • Neraca menunjukkan aset dan kas meningkat, namun liabilitas juga naik cukup tinggi sebesar 15,6% sepanjang awal tahun

Ipotnews - Pada Kuartal I-2026, PT Rukun Raharja Tbk () membukukan laba bersih USD8,64 juta atau bertumbuh 28,4 persen dibandingkan Kuartal I-2025 yang senilai USD6,73 juta.
Berdasarkan laporan keuangan untuk periode yang berakhir 31 Maret 2026, emiten milik pengusaha Happy Hapsoro ini mencatatkan pendapatan bersih USD55,26 juta atau merosot 16,4 persen dibandingkan periode yang sama di 2025 sebesar USD66,09 juta.
Beruntunganya, selama tiga bulan pertama tahun ini bisa menekan beban pokok pendapatan hingga sebesar 25,4 persen (year-on-year) menjadi USD35,33 juta. Dengan demikian, laba bruto di Kuartal I-2026 meningkat 6,3 persen menjadi USD19,93 juta dari USD18,75 juta pada Kuartal I-2025.
Pada periode Januari-Maret 2026, laba usaha tercatat USD14,59 juta atau mengalami kenaikan 14,1 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum beban pajak melompat 25,5 persen (y-o-y) menjadi USD15,28 juta, lantaran ada tambahan kontribusi dari bagian laba entias asosiasi USD3,55 juta atau melambung 110,9 persen (y-o-y).
Dengan adanya beban pajak penghasilan di 1Q26 sebesar USD4,75 juta, maka laba periode berjalan menjadi USD10,53 juta atau meningkat 14,2 persen (y-o-y). Adapun besaran laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di Kuartal I-2026 sebesar USD8,64 juta alias bertumbuh 28,4 persen (y-o-y).
Dari sisi neraca, jumlah ekuitas per 31 Maret 2026 tercatat USD259,73 juta atau mengalami kenaikan 1,5 persen dibandingkan per 31 Desember 2025 senilai USD255,94 juta. Hingga akhir Kuartal I-2026, total liabilitas sebesar USD256,21 juta atau membengkak 15,6 persen (year-to-date).
Per 31 Maret 2026, total aset mencapai USD515,94 juta atau meningkat 8 persen (y-t-d), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar USD135,54 juta atau melonjak 49,2 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2025 senilai USD90,87 juta.
(Budi/AI)

Sumber : admin