Dow di Bursa Wall Street Cetak Sejarah, Investor Kembali Serbu Saham AI
Saturday, February 07, 2026       07:15 WIB
  • Dow Jones menembus level 50.000 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
  • Saham chip melonjak tajam, dipimpin Nvidia yang naik 7,8% berkat optimisme belanja AI.
  • Amazon jatuh 5,6% setelah mengumumkan lonjakan belanja modal infrastruktur AI.

Ipotnews - Indeks Dow Jones Industrial Average menembus level bersejarah 50.000 pada Jumat (6/2). Indeks S&P 500 ditutup melonjak tajam, seiring saham Nvidia dan produsen chip lainnya melesat. Sementara saham Amazon jatuh setelah raksasa komputasi awan itu memperkirakan lonjakan signifikan belanja infrastruktur kecerdasan buatan.
Saham Amazon turun 5,6% setelah perusahaan menyatakan berencana meningkatkan belanja modal lebih dari 50% tahun ini, memperketat persaingan untuk mendominasi teknologi kecerdasan buatan, menyusul pengumuman serupa dari Alphabet pada Rabu.
Namun demikian, saham-saham chip justru menguat karena ekspektasi bahwa mereka akan diuntungkan dari meningkatnya belanja pusat data kecerdasan buatan oleh Amazon dan Alphabet. Nvidia mendominasi S&P 500
Nvidia, perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, melonjak 7,8%. Saham Advanced Micro Devices melesat 8,3% dan Broadcom naik 7,1%, sementara indeks semikonduktor PHLX ditutup menguat 5,7%.
Penguatan pada indeks S&P 500 dan Nasdaq pada Jumat menyusul tiga hari berturut-turut penurunan yang ditandai kekhawatiran terkait kecerdasan buatan. Sejumlah perusahaan perangkat lunak terpukul pekan ini akibat kekhawatiran bahwa kecerdasan buatan dapat menciptakan persaingan lebih ketat dan menekan margin. Sementara investor juga cemas terhadap valuasi yang tinggi setelah bertahun-tahun reli tajam saham-saham terkait AI.
"Perdagangan ini memang volatil dan sesekali terjadi aksi jual, namun saya pikir sudah cukup banyak bukti bahwa ada permintaan nyata terhadap produk AI, potensi besar dari apa yang bisa dilakukan teknologi ini, serta kebutuhan belanja besar untuk mencapainya," ujar Ross Mayfield, analis strategi investasi di Baird, Louisville, Kentucky.
"Jadi ketika terjadi aksi jual seperti ini, saya pikir ada batas bawah di mana sekelompok investor tertentu akan masuk dan mulai membeli saham-saham tersebut."
Saham perusahaan perangkat lunak dan layanan data bangkit dari tekanan sebelumnya. Saham CrowdStrike dan Palantir masing-masing naik lebih dari 4%. Indeks perangkat lunak dan layanan S&P 500 bertambah 2,4% dan mengakhiri tujuh sesi penurunan beruntun, meskipun penurunan mingguan sekitar 8% menjadi kinerja mingguan terburuk sejak Maret 2020.
Indeks Dow mengungguli S&P 500 dan Nasdaq sepanjang pekan ini, mencerminkan diversifikasi investor yang mulai beralih dari saham teknologi yang selama beberapa tahun terakhir memimpin Wall Street, menuju perusahaan-perusahaan yang tertinggal dari reli besar tersebut. Sejalan dengan tren ini, indeks Russell 2000 yang berisi saham berkapitalisasi kecil juga menguat pekan ini.
Indeks S&P 500 naik 1,97% dan menutup sesi di level 6.932 poin. Indeks Nasdaq menguat 2,18% ke level 23.031 poin. Sementara Indeks Dow Jones naik 2,47% ke level 50.115 poin, menjadi penutupan tertinggi sepanjang sejarah.
Sembilan dari 11 sektor di S&P 500 mencatat kenaikan, dipimpin sektor teknologi informasi yang naik 4,1%, disusul sektor industri yang menguat 2,84%. Indeks sektor energi S&P 500 mencetak rekor tertinggi baru, bersama sektor industri dan barang konsumsi primer.
Untuk sepekan, Dow naik 2,5%, S&P 500 turun 0,1%, dan Nasdaq melemah 1,9%. Indeks S&P 500 berada kurang dari 1% di bawah rekor penutupan tertingginya yang tercatat pekan lalu. Sementara Nasdaq masih 4% di bawah rekor penutupan tertinggi yang dicapai pada Oktober lalu.
Indeks volatilitas CBOE , yang dikenal sebagai pengukur ketakutan Wall Street, turun untuk pertama kalinya dalam tiga hari.
Lebih dari separuh perusahaan dalam indeks S&P 500 telah melaporkan kinerja kuartalan, dan sekitar 80% di antaranya melampaui ekspektasi analis, menurut data LSEG , jauh di atas rata-rata tingkat kejutan laba sekitar 67%.
Saham Molina Healthcare anjlok 25,5% setelah perusahaan asuransi kesehatan tersebut memproyeksikan laba 2026 kurang dari separuh ekspektasi Wall Street. Saham Roblox melonjak hampir 10% setelah platform gim video tersebut memproyeksikan nilai pemesanan fiskal 2026 di atas perkiraan. Saham Reddit turun 7,4%, meskipun platform media sosial itu memproyeksikan pendapatan kuartal pertama melampaui estimasi analis.
Jumlah saham yang menguat melampaui saham yang melemah di indeks S&P 500 dengan rasio empat banding satu. Indeks S&P 500 mencatat 88 saham pada level tertinggi baru dan 13 saham pada level terendah baru. Sementara Nasdaq membukukan 214 saham pada level tertinggi baru dan 181 saham pada level terendah baru.
Volume perdagangan di bursa Amerika Serikat relatif stabil, dengan 20,1 miliar saham berpindah tangan, dibandingkan rata-rata 20,5 miliar saham dalam 20 sesi sebelumnya.
(reuters)

Sumber : admin