AI News - Emas dunia terbuka dengan kenaikan tipis ke US$4.052 per troy ons pada Selasa 4 Agustus 2026, dipengaruhi oleh pelemahan dolar AS dan harapan penyelesaian diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran, sambil pasar menantikan data ketenagakerjaan AS yang akan menentukan arah kebijakan Fed.
Poin Penting
- Harga emas dibuka pada Selasa 4/8/2026 naik ke US$4.052 per troy ons.
- Penutupan Senin 3/8/2026 tercatat US$4.053,8, naik 0,27 %.
- Penguatan didorong oleh melemahnya dolar AS serta ekspektasi diplomasi AS.
- Level support terdekat berada di kisaran US$4.022-US$3.989, resistance pertama US$4.083-US$4.111.
- RSI 14-hari 46 dan Stochastic RSI 69 menunjukkan kondisi netral-bearish dengan tekanan beli; target resistance hari ini US$4.059-4.068.
Mengapa Harga Emas Menguat Tipis di Tengah Ketidakpastian Perundingan AS-Iran dan Data Tenaga Kerja AS?
Industry.co.id melaporkan bahwa emas menguat karena dolar AS melemah dan pasar menilai adanya peluang penyelesaian diplomatik antara Washington dan Tehran, meskipun investor tetap waspada terhadap data pekerjaan AS yang dapat menguatkan dolar dan menahan kenaikan logam mulia. Pelemahan dolar menurunkan biaya relatif emas bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan jangka pendek meningkat. Harga terbuka pada level US$4.052 per troy ons, dengan support teknikal di kisaran US$4.022-US$3.989 dan resistance pertama di US$4.083-4.111. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada dorongan positif, arah pergerakan masih sangat dipengaruhi oleh hasil data Nonfarm Payrolls dan keputusan Fed mendatang.
Apa Dampak Melemahnya Dolar AS Terhadap Permintaan Emas pada Sesi Perdagangan Selasa 4 Agustus 2026?
Data Bloomberg Technoz mencatat bahwa pelemahan dolar AS menjadi faktor utama yang membuat emas lebih terjangkau bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar, sehingga meningkatkan permintaan jangka pendek. Dolar yang melemah memperluas basis pembeli, terutama di pasar Asia, yang menambah tekanan kenaikan pada harga spot yang terbuka di US$4.052. Dengan support teknikal di sekitar US$4.022-US$3.989, penurunan lebih lanjut dapat memicu pembelian tambahan, sementara resistance di US$4.083-4.111 berpotensi menahan kenaikan lebih jauh jika dolar kembali menguat. Artinya, trader harus mengawasi pergerakan nilai tukar dolar dalam kaitannya dengan data ekonomi AS untuk mengantisipasi perubahan permintaan emas.
Bagaimana Analisis Teknikal Menunjukkan Potensi Pergerakan Harga Emas pada Hari Itu?
Analisis teknikal yang dipublikasikan oleh Bloomberg Technoz menunjukkan bahwa indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari berada di level 46, menandakan kondisi netral-bearish, sementara Stochastic RSI 69 berada di zona beli yang kuat, mengisyaratkan adanya tekanan beli meski momentum belum mengarah bullish. Dengan target resistance terdekat di kisaran US$4.059-4.068, emas diperkirakan akan bertransaksi dalam rentang sempit sepanjang hari Selasa, kecuali terjadi penembusan yang dapat mengarahkan harga ke level resistance lebih tinggi di US$4.105. Di sisi support, batas bawah diperkirakan di US$4.054, dengan risiko penurunan ke zona US$4.044-4.043 jika tekanan jual menguat. Bagi trader, pemahaman ini membantu menentukan strategi range-trading atau menyiapkan stop-loss pada level support kritis.
Sumber : AI News