- memperoleh fasilitas utang Rp5,5 triliun dari melalui anak usahanya, BIB dan BSL.
- Fasilitas kredit berjangka satu tahun tersebut akan digunakan untuk modal kerja dan kegiatan operasional.
- Tambahan pendanaan ini akan memperkuat kondisi keuangan dan mendukung pertumbuhan .
Ipotnews - PT Golden Energy Mines Tbk () mengumumkan bahwa anak usahanya, PT Borneo Indobara (BIB) dan PT Barasentosa Lestari (BSL) mendapatkan fasilitas pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk () mencapai Rp5,5 triliun.
Berdasarkan surat kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 11 Juni 2026, fasilitas pinjaman yang diperoleh memiliki jenis revolving, committed dan advised. Batas maksimum fasilitas pinjaman yang diberikan sebesar Rp5 triliun untuk BIB dan senilai maksimal Rp500 miliar untuk BSL.
Manajemen menyampaikan, fasilitas kredit tersebut memiliki jangka waktu satu tahun dan total dana pinjaman mencapai Rp5,5 triliun tersebut akan digunakan untuk modal kerja dan/atau kegiatan operasional perusahaan.
Anak usaha ini menilai bahwa tambahan fasilitas pendanaan tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha perseroan. lebih lanjut manajemen menyampaikan, fasilitas utang ini akan mendukung pertumbuhan dan kinerja operasional, memperkuat kondisi keuangan karena ada tambahan fasilitas modal kerja.
Sebagai informasi, Borneo Indobara merupakan anak perusahaan langsung , sedangkan Barasentosa Lestari merupakan anak perusahaan tidak langsung dari perseroan. Informasi material tersebut berlaku efektif pada 11 Juni 2026, sesuai tanggal kejadian yang dicantumkan dalam laporan kepada OJK.(Budi/AI)
Sumber : Admin