- Setelah ditutup melemah 0,27% ke 7.905, Selasa, IHSG diperkirakan berpotensi berbalik naik dalam perdagangan hari ini, menguji resistance di kisaran 8.025-8.102.
- Pelemahan IHSG sebelumnya disertai lonjakan volume transaksi (57,75 miliar saham) dan nilai transaksi (Rp45,82 triliun), menunjukkan peningkatan tekanan jual.
- MNC Sekuritas menyarankan strategi Buy on Weakness untuk , , dan , serta memberikan rating Speculative Buy untuk , dengan support IHSG di 7.800-7.680 dan resistance di 8.008-8.103.
Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini berpeluang untuk berbalik menguat, setelah kemarin bergerak variatif dan ditutup melemah 0,27 persen ke level 7.905.
Pelemahan IHSG pada perdagangan Selasa (26/8) dipengaruhi penurunan 393 saham, sedangkan 266 saham tercatat menguat dan ada 145 saham tidak mengalami perubahan harga. Nilai transaksi kemarin mencapai Rp45,82 triliun atau melambung dibandingkan sehari sebelumnya Rp19,46 triliun.
Menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, pergerakan IHSG dibayangi peningkatan volume penjualan. Adapun total volume transaksi sepanjang perdagangan kemarin sebanyak 57,75 miliar saham atau melonjak dibandingkan sehari sebelumnya, yakni 47,04 miliar saham.
"Kami memperkirakan, saat ini posisi IHSG sedang berada pada bagian Wave [v] dari Wave 1 dan Wave (3) pada label hitam," kata Herditya dalam riset Daily Scope Wave untuk perdagangan Rabu (27/8).
Dia menjelaskan, pola pergerakan secara teknikal tersebut menunjukkan bahwa IHSG tetap memiliki ruang untuk melanjutkan tren penguatan dalam upayanya menguji kisaran 8.025-8.102. "Namun demikian, tetap cermati akan adanya koreksi jangka pendek ke rentang 7.815-7.831," ujar Herditya.
Hari ini, support IHSG di level 7.800 dan 7.680, sedangkan resistance-nya di level 8.008 dan 8.103. MNC Sekuritas merekomendasikan trader agar menerapkan strategi "Buy on Weakness" pada saham , dan , sementara itu memiliki rating trading "Speculative Buy". (Budi/AI)
Sumber : Admin