AI News - Emas spot menguat pada perdagangan Jumat 18 September 2026, mencatat kenaikan hampir 1 % menjadi US$4.383,45 per ons setelah penurunan harga minyak mentah Brent memberikan kelegaan inflasi, sementara kebijakan moneter global tetap menahan volatilitas pasar. Penguatan ini menandai kenaikan mingguan pertama dalam empat pekan terakhir.
Poin Penting
- Harga emas spot naik 0,84 % menjadi US$4.378,38 per ons.
- Harga emas spot naik 0,97 % menjadi US$4.383,45 per ons.
- Harga kontrak berjangka emas AS naik 0,6 % ke US$4.424,90.
- Harga minyak mentah Brent turun tiga hari berturut.
- Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 bps ke kisaran 3,75-4 % dan pasar menilai peluang 55 % kenaikan selanjutnya.
Mengapa Penurunan Harga Minyak Membawa Kenaikan Harga Emas?
Penurunan harga minyak mentah Brent membuka ruang bagi investor logam mulia untuk kembali masuk ke pasar. Menurut laporan IDX Channel, Brent terus turun selama tiga sesi berturut-turut, meredakan kekhawatiran inflasi yang dipicu oleh harga energi tinggi. Karena minyak menjadi salah satu pendorong utama inflasi, penurunannya menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut, sehingga emas kembali menarik bagi pelaku yang ingin melindungi nilai. Dampak ini terlihat pada pergerakan harga emas yang mengalami kenaikan pada sesi penutupan Jumat, menandai pemulihan pertama dalam empat pekan terakhir.
Bagaimana Kebijakan Moneter Federal Reserve dan Bank of Japan Mempengaruhi Daya Tarik Emas saat Ini?
Kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan Bank of Japan meningkatkan imbal hasil aset berbasis pendapatan tetap, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai alternatif investasi. Kontan melaporkan bahwa The Fed menambah suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75-4 % pada Rabu, sementara BOJ menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam 31 tahun. Pasar kemudian menilai peluang 55 % untuk kenaikan suku bunga AS berikutnya pada pertemuan Oktober, yang dapat menekan permintaan emas lebih lanjut. Meski demikian, ekspektasi inflasi yang masih tinggi menyebabkan sebagian investor tetap mempertahankan eksposur emas sebagai lindung nilai.
Apa Artinya Level Resistance US$4.400-US$4.440 Bagi Pergerakan Harga Emas Selanjutnya?
Jika emas berhasil menembus level resistance antara US$4.400 dan US$4.440 per ons, peluangnya untuk melanjutkan kenaikan lebih jauh akan terbuka. Chris Gaffney, presiden pasar global EverBank, dikutip Reuters, menyatakan bahwa penembusan zona tersebut dapat memicu pergerakan bullish selanjutnya. Menurutnya, emas sedang menguji area tersebut dan keberhasilan menembusnya akan membuka ruang kenaikan lanjutan, sejalan dengan sentimen positif investor setelah penurunan minyak. Oleh karena itu, level resistance ini menjadi titik kunci yang dipantau oleh pelaku pasar dalam melihat arah selanjutnya.
Sumber : AI News