- IHSG berpeluang menguat terbatas, setelah naik 1,17% ke 8.748 didorong net foreign buy Rp1,14 triliun.
- Ruang kenaikan dinilai terbatas, dengan resistance 8.765-8.800 di tengah pantauan data domestik dan tensi AS-Venezuela.
- Rekomendasi saham pilihan: , , (BRI Danareksa) serta , , , (WH Project).
Ipotnews - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini berpeluang menguat terbatas, setelah akhir pekan lalu melenggang optimistis di zona hijau dan ditutup melambung 1,17 persen ke level 8.748.
Penguatan IHSG pada perdagangan Jumat (2/1) ditopang kenaikan 479 saham, sedangkan 200 saham tercatat menurun dan ada 131 saham tidak mengalami perubahan harga. Nilai transaksi Rp22,27 triliun atau lebih besar dari target rata-rata nilai transaksi harian ( RNTH ) BEI di 2026 senilai Rp15 triliun.
Berdasarkan analisis Tim Riset PT BRI Danareksa Sekuritas, penguatan IHSG pada hari pertama perdagangan tahun ini juga didukung net foreign buy di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencapai Rp1,14 triliun.
"Penguatan tersebut mencerminkan perbaikan sentimen risiko, meski secara teknikal ruang kenaikan diperkirakan terbatas dengan resistance terdekat di posisi 8.765," tulis Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Senin (5/1).
Tim riset menyebutkan, saat ini pelaku pasar sedang mencermati katalis domestik, khususnya rilis data inflasi dan neraca perdagangan yang berpotensi mempengaruhi ekspektasi arah kebijakan dan stabilitas makro.
"Dari sisi global, eskalasi tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela turut menjadi perhatian, karena berpotensi meningkatkan volatilitas pasar serta memengaruhi pergerakan indeks dalam jangka pendek," demikian disampaikan tim riset.
Untuk perdagangan hari ini, Tim Riset BRI Danareksa merekomendasikan trader agar mengakumulasi pembelian saham , dan .
Perkiraan senada disampaikan organisasi research and trading saham, WH Project, yang menyebutkan secara teknikal pola bullish flag IHSG sudah terkonfirmasi. "Kami memproyeksikan, hari ini IHSG bergerak menguat dalam range 8.700-8.800," kata analis WH Project, William Hartanto.
Dia mengatakan, saat ini IHSG memiliki level 8.800 sebagai resistance dan ada potensi terbentuknya all time high (ATH) yang baru. "Berhasil terkonfirmasinya pola bullish flag menjadi indikasi kuat bahwa IHSG berpotensi membentuk ATH baru," ucap William.
William menyatakan, pada awal pekan yang dibayangi sentimen global terkait penyerangan AS terhadap Venezuela, WH Project merekomendasikan trader untuk mengoleksi saham , , dan . (Budi/AI)
Sumber : Admin