IHSG Melejit, Saham Tambang dan Big Banks Jadi Motor
Thursday, February 12, 2026       07:32 WIB
  • IHSG naik 1,96% ke 8.290,97, melanjutkan penguatan tiga hari beruntun ditopang saham big caps dan sektor komoditas.
  • Aktivitas perdagangan ramai, namun investor asing masih mencatat net sell Rp526,64 miliar.
  • Meski demikian, asing tetap mengakumulasi saham tertentu seperti , , , serta saham tambang.

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melanjutkan tren penguatan selama tiga hari berturut-turut dengan kenaikan signifikan pada penutupan perdagangan Rabu (11/2). Indeks ditutup melonjak 1,96% ke level 8.290,97, didorong penguatan mayoritas saham berkapitalisasi besar dan sektor komoditas.
Aktivitas perdagangan berlangsung ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp29,80 triliun. Sebanyak 62,06 miliar saham diperdagangkan dalam 3,40 juta kali transaksi. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 544 saham menguat, 156 saham melemah, dan 122 saham stagnan, demikian laporan   CNBC Indonesia,  Kamis (12/2).
Meski IHSG mencatat kenaikan tajam, investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp526,64 miliar di seluruh pasar. Rinciannya, Rp366,64 miliar terjadi di pasar reguler, sementara Rp160,01 miliar tercatat di pasar negosiasi dan tunai.
Di tengah aksi jual bersih tersebut, sejumlah saham justru menjadi target akumulasi investor asing. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk () mencatatkan net buy terbesar senilai Rp166,59 miliar, diikuti PT Petrosea Tbk () Rp148,81 miliar dan PT Telkom Indonesia Tbk () Rp141,53 miliar.
Selain saham perbankan dan telekomunikasi, investor asing juga terlihat mengoleksi saham sektor pertambangan. Beberapa di antaranya adalah PT Aneka Tambang Tbk (), PT Vale Indonesia Tbk (), serta PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (), yang turut menopang penguatan indeks pada perdagangan hari tersebut.
Penguatan IHSG di tengah masih adanya aksi jual asing menunjukkan optimisme pelaku pasar domestik yang tetap kuat, terutama pada saham-saham berfundamental besar dan sektor komoditas yang tengah mendapat sentimen positif.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan kemarin:
1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk () - Rp166,59 miliar
2. PT Petrosea Tbk () - Rp148,81 miliar
3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk () - Rp141,53 miliar
4. PT Aneka Tambang Tbk () - Rp120,35 miliar
5. PT Vale Indonesia Tbk () - Rp91,14 miliar
6. PT Barito Renewables Energy Tbk () - Rp73,96 miliar
7. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk () - Rp71,01 miliar
8. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk () - Rp69,50 miliar
9. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk () - Rp66,61 miliar
10. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk () - Rp62,55 miliar. (AI)

Sumber : CNBC Indonesia