- IHSG sesi I ditutup turun tajam 5,91% ke level 7.828, dengan mayoritas emiten melemah.
- Nilai transaksi mencapai Rp35,52 triliun, sementara seluruh sektor terkoreksi signifikan.
- Sektor energi (-8,04%), bahan baku (-7,81%), dan properti (-7,52%) menjadi yang paling tertekan
Ipotnews - IHSG masih belum berdaya menghadapi tekanan, dimana pada akhir perdagangan sesi I, Kamis (29/1) ditutup melemah 5,91 persen atau 492 poin ke level 7.828.
Indeks sempat menyentuh level tertinggi 8.049 dan terendah di level 7.481 yang tetap di zona merah. Hanya ada 67 emiten yang bergerak menguat, 757 emiten melemah dan 134 emiten stabil.
Frekuensi transaksi sementara mencapai 2,51 juta kali dengan nilai Rp35,52 triliun serta market kapital perdagangan mencapai Rp14,17 triliun.
Seluruh sektor mengalami tekanan dimana sektor keuangan terkoreksi turun -4,18 persen menjadi 1.387, properti -7,52 persen menjadi 1.068, konsumer non primer -6,41 persen menjadi 768, infrastruktur -6,26 persen ke level 2.367.
Kemudian, konsumer primer -7,38 persen menjadi 1.228, sektor bahan baku -7,81 persen ke level 2.107, sektor industri -5,31 persen menjadi 1.900.
Lalu sektor transportasi -5,14 persen menjadi 1.788, sektor energi -8,04 persen menjadi 3.880, teknologi -6,86 persen menjadi 8.241, kesehatan -5,30 persen menjadi 1.916.
(Marjudin/ AI)
Sumber : admin