- Kompas100 melemah 1,40% ke level 853 pada sesi I, dengan rentang perdagangan 848-860.
- menjadi saham teraktif berdasarkan frekuensi dan volume, masing-masing 31.000 kali dan 2 miliar saham, meski turun 0,94% ke Rp210.
- memimpin nilai transaksi Rp606 miliar, sementara menjadi top gainers (+2,37%) dan top losers (-5,92%).
Ipotnews - Indeks Kompas100 ditutup melemah pada perdagangan sesi I, Jumat (11/9), seiring tekanan pada sejumlah saham konstituen indeks.
Berdasarkan data IDX siang ini, indeks berada di level 853, turun 12 poin atau 1,40% dibandingkan posisi sebelumnya. Sepanjang perdagangan sesi I, indeks sempat menyentuh level tertinggi 860 dan terendah 848.
Di tengah pelemahan indeks, sejumlah saham masih mampu mencatatkan penguatan dan masuk jajaran Top Gainers. Sebaliknya, beberapa saham mengalami tekanan cukup signifikan dan menjadi Top Losers.
Top Gainers
- 1. PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk () -- naik 2,37% ke Rp1.725 per saham, dengan frekuensi 2.004 kali, volume 9 juta saham, dan nilai transaksi Rp15 miliar;
- 2. PT Sarana Mitra Luas Tbk () -- menguat 1,36% ke Rp448 per saham, dengan frekuensi 1.024 kali, volume 31 juta saham, dan nilai transaksi Rp14 miliar;
- 3. PT Energi Mega Persada Tbk () -- naik 1,03% ke Rp1.475 per saham, dengan frekuensi sekitar 16.000 kali, volume 107 juta saham, dan nilai transaksi Rp162 miliar.
Top Losers
- 1. PT Indokripto Koin Semesta Tbk () -- anjlok 5,92% ke Rp715 per saham, dengan frekuensi 4.628 kali, volume 25 juta saham, dan nilai transaksi Rp18 miliar;
- 2. PT MNC Tourism Indonesia Tbk () -- turun 5,88% ke Rp80 per saham, dengan frekuensi sekitar 30.000 kali, volume 2 miliar saham, dan nilai transaksi Rp130 miliar;
- 3. PT WIR Asia Tbk () -- terkoreksi 5,00% ke Rp76 per saham, dengan frekuensi sekitar 15.000 kali, volume 567 juta saham, dan nilai transaksi Rp46 miliar.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar mencatat aktivitas perdagangan tinggi dalam jajaran indeks Kompas100 hingga berakhirnya sesi I siang ini. , , , dan menjadi saham dengan aktivitas transaksi paling menonjol berdasarkan frekuensi, volume, dan nilai perdagangan.
Berikut dua emiten teratas indeks berdasarkan masing-masing indikator:
Top Frekuensi
- 1. PT Bumi Resources Tbk () -- turun 0,94% ke Rp210 per saham, dengan frekuensi 31.000 kali, volume 2 miliar saham, dan nilai transaksi Rp483 miliar;
- 2. PT MNC Tourism Indonesia Tbk () -- melemah 5,88% ke Rp80 per saham, dengan frekuensi 30.000 kali, volume 2 miliar saham, dan nilai transaksi Rp130 miliar.
Top Volume
- 1. PT Bumi Resources Tbk () -- turun 0,94% ke Rp210 per saham, dengan frekuensi 31.000 kali, volume 2 miliar saham, dan nilai transaksi Rp483 miliar;
- 2. PT MNC Tourism Indonesia Tbk () -- melemah 5,88% ke Rp80 per saham, dengan frekuensi 30.000 kali, volume 2 miliar saham, dan nilai transaksi Rp130 miliar.
Top Value
- 1. PT Bank Central Asia Tbk () -- turun 1,95% ke Rp6.300 per saham, dengan frekuensi 26.000 kali, volume 96 juta saham, dan nilai transaksi Rp606 miliar;
- 2. PT Bumi Resources Tbk () -- melemah 0,94% ke Rp210 per saham, dengan frekuensi 31.000 kali, volume 2 miliar saham, dan nilai transaksi Rp483 miliar.
Dari data tersebut, mencatat aktivitas perdagangan paling ramai berdasarkan frekuensi sekaligus volume, masing-masing mencapai sekitar 31 ribu transaksi dan 2 miliar saham. Sementara menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar, yakni Rp606 miliar, meski volume perdagangannya jauh lebih rendah dibandingkan dan .
(Adhitya/AI)
Sumber : admin