Indeks Sektor Kesehatan Merosot 1,45% Akibat Koreksi KLBF dan SILO di Sesi I
Wednesday, September 09, 2026       13:21 WIB
  • Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) turun 1,45 persen, menjadi sektor dengan pelemahan terdalam, tertekan koreksi 1,92 persen dan 3,24 persen.
  • Sejumlah sektor lain juga melemah, dengan IDXTECHNO turun 1 persen, IDXCYCLIC 0,91 persen dan IDXFINANCE 0,75 persen.
  • Sebaliknya, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) menguat paling tinggi 2,15 persen, didukung kenaikan 1,49 persen dan 2,72 persen.

Ipotnews - Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi sektor dengan pelemahan terdalam pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan Sesi I, Rabu (9/9), dengan turun 1,45 persen di saat Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melemah 0,58 persen ke level 6.647.
Berdasarkan data di aplikasi IPOT , tekanan pada IDXHEALTH tercermin dari pergerakan sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar di sektor tersebut. Saham dengan market cap senilai Rp35,8 triliun, harga sahamnya terpantau menurun 1,92 persen ke level 765.
Selain itu, saham dengan market cap sebesar Rp27,1 triliun, harga sahamnya melorot 3,24 persen ke level 2.090. Adapun saham yang mencatatkan penurunan paling dalam di IDXHEALTH terjadi pada (-9,7%) dan (-5,8%).
Selanjutnya, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) melemah 1 persen, dengan koreksi paling dalam terjadi pada saham (-6,2%) dan (-3,6%). Indeks sektor barang konsumen siklikal (IDXCYCLIC) tercatat menurun 0,91 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada yang mengalami ARB (-9,6%) dan (-9,3%).
Kemudian disusul indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) yang melemah 0,75 persen, dengan penurunan paling tajam terjadi pada saham (-5,3%) dan (-4,1%). Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) terkoreksi 0,58 persen, dengan pelemahan terbesar terjadi pada (-7,2%) dan (-4,9%).
Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menurun 0,54 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada saham yang mencatatkan ARB (-9,9%) dan (-4,4%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) melemah 0,31 persen, dengan pelemahan terbesar pada (-5,8%) dan (-4,4%). Indeks sektor energi (IDXENERGY) terkoreksi 0,25 persen, dengan penurunan terdalam pada (-8,5%) dan (-3,3%).
Pada sisi lain, indeks sektor industri (IDXINDUST) terpantau menguat tipis 0,07 persen, dengan kenaikan harga saham tertinggi terjadi pada (+7,4%) dan (+5,3%). Penguatan lebih tinggi dicatatkan indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang meningkat 0,63 persen, dengan peningkatan harga saham paling tajam terjadi pada (+9,3%) dan (+7,9%).
Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) menjadi sektor dengan penguatan paling tinggi, yakni mencapai 2,15 persen. Penguatan ini antara lain didukung sebagai emiten dengan market cap terbesar di IDXTRANS senilai Rp27,6 triliun, yang harga sahamnya meningkat 1,49 persen ke level 68.
Sementara itu, sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di indeks sektor transportasi dan logistik senilai Rp8,61 triliun, harga sahamnya tercatat melejit 2,72 persen ke level 151. Adapun dua saham di sektor ini yang mengalami kenaikan paling tajam adalah (+14,4%) dan (+12,2%).
(Budi/AI)

Sumber : admin