Investor Asing Borong Saham AMMN dan BBRI dengan Net Buy Rp 700 Miliar
Friday, August 21, 2026       16:38 WIB

AI News - Investor asing melakukan pembelian bersih sebesar ratusan miliar rupiah pada perdagangan Kamis 20 Agustus 2026, dengan net buy terbesar di saham Amman Mineral Internasional dan Bank Rakyat Indonesia, menyusul penguatan IHSG sebesar 1,68% ke level lebih dari 6.500 poin.

Poin Penting

  • Net buy total investor asing pada sesi tersebut tercatat Rp 680,47 miliar.
  • Net buy terbesar tercapai di dengan Rp 408,08 miliar, diikuti dengan Rp 292,17 miliar.
  • IHSG menguat 1,68% (107,46 poin) ke level 6.501,58-59.
  • Volume transaksi harian mencapai 77,08 miliar saham senilai Rp 15,75 triliun.

Mengapa Investor Asing Memusatkan Pembelian pada Saham dan ?


Investor asing memilih dan karena kedua saham menawarkan kombinasi likuiditas tinggi dan prospek harga yang kuat, sebagaimana dilaporkan oleh Kompas. tercatat naik hampir 8% setelah aksi beli bersih Rp 408,08 miliar, sementara mencatat net buy Rp 292,17 miliar, menandakan kepercayaan pada sektor keuangan. Kedua perusahaan berada dalam indeks utama BEI, sehingga mudah diakses oleh pelaku internasional. Dampaknya, tekanan beli meningkatkan permintaan pada sesi berikutnya, memperkuat harga dan menambah volatilitas positif di pasar.

Bagaimana Penguatan Sektor Barang Baku Mempengaruhi Kenaikan IHSL ?


Penguatan sektor Barang Baku menjadi pendorong utama kenaikan IHSG , dengan sektor tersebut naik 3,46% pada perdagangan Kamis, menurut Kompas. Kenaikan ini dipicu oleh harga komoditas global yang menguat serta eksposur perusahaan tambang dalam indeks, sehingga menambah sentimen bullish secara keseluruhan. Seiring sektor lain seperti Barang Konsumer Non-Primer dan Perindustrian juga mencatat kenaikan di atas 2%, tekanan beli menyebar luas, menggerakkan IHSG ke level lebih dari 6.500 poin. Investor asing, yang menambah posisi di saham-saham komoditas, memperkuat tren tersebut.

Apa Dampak Besar Net Buy Asing Terhadap Likuiditas dan Harga Saham di BEI?


Net buy total sebesar Rp 680,47 miliar meningkatkan likuiditas pasar, terlihat dari volume perdagangan harian 77,08 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 15,75 triliun, menurut Kompas. Aliran dana masuk ini menurunkan spread antara harga bid-ask, menurunkan biaya transaksi bagi semua investor. Peningkatan likuiditas juga mendukung kenaikan harga pada saham-saham yang menjadi target beli, seperti dan , yang masing-masing mengalami kenaikan signifikan. Bagi investor domestik, kondisi ini berarti peluang profit jangka pendek namun juga menuntut perhatian terhadap volatilitas yang dapat muncul bila aliran dana asing berbalik.

 Disclaimer: This article was produced automatically by Artificial Intelligence (AI) through the compilation and synthesis of information from multiple news sources. It is not independent reporting and does not constitute investment advice. 


Sumber : AI News