Jauh Membaik Dibanding 2020, IHSG Tumbuh 10,08% Pada 2021
Friday, December 31, 2021       12:55 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mengalami penguatan 10,08% sepanjang tahun 2021. Capaian ini jauh lebih baik dibanding sepanjang tahun 2020 yang melemah -5,09%.
Mengutip data Ipotnews, dalam penutupan perdagangan saham tahun ini pada 30 Desember 2021, IHSG berakhir di level 6.581,48. Posisi tersebut menguat 10,08% dibanding penutupan perdagangan saham tahun lalu pada 30 Desember 2020 sebesar 5.979,07.
Sementara pada penutupan 30 Desember 2020, IHSG pada saat itu justru melemah -5,09% dibandingkan penutupan perdagangan saham tahun 2019 pada 30 Desember 2019 di level 6.299,54.
Pada tahun 2021, IHSG sempat bergerak ke level tertinggi sepanjang sejarah (all-time high) ketika menyentuh level 6.723,39 pada 22 November 2021. Sebaliknya, pada tahun 2020, IHSG terbilang berada di masa kelam karena sempat merosot tajam ke level 3.937,63 pada 24 Maret 2020.
Direktur Equator Swarna Investama, Hans Kwee, mengatakan bahwa pergerakan IHSG tahun 2020 berada dalam tekanan berat karena pandemi Covid-19 mulai muncul di China dan menyebar ke seluruh dunia sejak awal tahun. Pandemi juga mulai melanda Indonesia sejak Maret 2020.
"Akibatnya terjadi capital outflow dan IHSG kita terdepresiasi," kata Hans saat dihubungi Ipotnews, Jumat (31/12).
Memasuki tahun 2021, pemulihan pertumbuhan ekonomi Indonesia jauh lebih baik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 tercatat kontraksi -2,10% akibat Covid-19. Namun sejak memasuki Q1 2021 tercatat membaik jadi -0,74%. Kemudian melonjak memasuki zona positif jadi 7,07% pada Q2 2021 dan terakhir 3,51% pada Q3 2021.
"Ini menjadi sentimen positif kenapa IHSG jauh lebih baik pada tahun ini," tutur Hans.
Pemerintah juga gencar melakukan vaksinasi Covid-19 sejak Januari 2021 untuk menciptakan kekebalan komunitas. Memasuki pertengahan 2021, memang Indonesia dilanda second wave akibat varian Delta. Namun penanganan Covid-19 oleh pemerintah tanpa lockdwon total diapresiasi pelaku pasar.
"Terbukti jumlah kasus bisa menurun signifikan dan pertumbuhan ekonomi Q2 dan Q3 2021 tetap positif. Pertumbuhan di Q4 2021 juga saya yakin pasti tetap positif. Ini menjadi sentimen positif bagi IHSG sampai akhir 2021," tutup Hans.
(Adhitya)

Sumber : admin