- melalui anak usaha PT Energi Surya Halmahera meraih kontrak PLTS Tobelo 10 MW + baterai 8,4 MWh dari PLN senilai sekitar USD25 juta.
- Proyek ditargetkan mulai konstruksi tahun ini dan beroperasi komersial Kuartal I 2027, dengan seluruh listrik dijual ke PLN.
- memproyeksikan pendapatan USD13,8 juta saat konstruksi dan tambahan USD1,6 juta per tahun saat operasional.
Ipotnews - PT Kencana Energi Lestari Tbk () mengantongi kontrak pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS ) Tobelo dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Melalui anak usahanya, PT Energi Surya Halmahera, perseroan menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PPA) dengan PLN untuk pembangunan dan pengoperasian PLTS berkapasitas 10 MW yang dilengkapi sistem baterai dengan kapasitas penyimpanan 8,4 MWh di Tobelo, Maluku Utara.
Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (20/1), manajemen perseroan menyampaikan bahwa kontrak berdurasi 20 tahun tersebut memiliki nilai sekitar USD25 juta. akan membangun dan mengoperasikan PLTS Tobelo dam menjual seluruh listrik yang dihasilkan kepada PLN selama masa kontrak.
Manajemen menargetkan konstruksi PLTS Tobelo bisa dimulai pada tahun ini, dengan target operasi komersial pada Kuartal I_2027. Proyek ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kinerja operasional, keuangan dan keberlanjutan usaha perseroan. Selain menambah kapasitas terpasang dan meningkatkan produksi listrik, proyek ini juga memperkuat portofolio energi terbarukan .
Secara finansial, memproyeksikan pendapatan konstruksi sebesar USD13,8 juta selama masa pembangunan PLTS Tobelo. Setelah pembangkit beroperasi penuh, perseroan memperkirakan ada tambahan pendapatan USD 1,6 juta per tahun dari penjualan listrik kepada PLN. Manajemen menegaskan, pihaknya tidak terafiliasi dan PLN, sehingga kerjasama dilakukan secara independen dan profesional.(Budi/AI)
Sumber : admin