- Rugi bersih naik tajam 166% menjadi Rp15,66 miliar.
- Arus kas operasi berbalik negatif Rp1,49 miliar.
- Total aset turun 9,5% menjadi Rp147,40 miliar.
Ipotnews - Kerugian yang dialami PT Sentral Mitra Informatika Tbk () dan entitas di tahun buku 2025 semakin bertambah. Brdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dipublikasikan, Minggu (5/4), perusahaan mencatat rugi bersih sebesar Rp15,66 miliar, naik tajam 166 persen dari rugi Rp5,87 miliar pada 2024.
Pendapatan neto hanya naik tipis 1,6 persen menjadi Rp95,63 miliar dari Rp94,12 miliar, sementara beban pokok pendapatan melonjak 9,2 persen menjadi Rp86,12 miliar.
Akibatnya, laba bruto tergerus 37,8 persen menjadi Rp9,52 miliar dari Rp15,28 miliar. Beban usaha juga meningkat signifikan hingga 5,5 persen menekan margin operasional dan menghasilkan rugi usaha Rp16,26 miliar, naik hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya Rp8,96 miliar.
Dari sisi arus kas, aktivitas operasi berbalik negatif dengan kas keluar Rp1,49 miliar, padahal pada 2024 masih positif Rp5,14 miliar.
Arus kas investasi membaik menjadi positif Rp1,51 miliar dari negatif Rp7,71 miliar, berkat pencairan deposito berjangka Rp5 miliar. Namun, aktivitas pendanaan mencatat arus keluar Rp9,88 miliar, menyebabkan penurunan kas bersih sebesar Rp9,86 miliar.
Kas dan setara kas di akhir tahun juga turun drastis menjadi Rp23,90 miliar dari periode yang sama di tahun 2024 sebesar Rp33,76 miliar.
Total aset perusahaan turun 9,5 persen menjadi Rp147,40 miliar dari Rp162,88 miliar. Sementara ekuitas terkoreksi 11,7 persen menjadi Rp115,94 miliar. Penurunan ini mencerminkan tekanan pada posisi keuangan akibat rugi berkelanjutan dan penurunan nilai aset revaluasi.(Marjudin/AI)
Sumber : Admin