- Kompas100 turun 0,2% ke level 840 pada Sesi I, dengan rentang perdagangan 835-843.
- Top Gainers dipimpin yang naik 9,93% ke Rp830, sedangkan Top Losers dipimpin yang turun 3,07% ke Rp1.265.
- Aktivitas perdagangan didominasi dari sisi frekuensi, dari sisi volume, dan dari sisi nilai transaksi Rp234 miliar.
Ipotnews - Indeks Kompas100 bergerak melemah pada perdagangan Sesi I, Senin (21/9), dengan turun 1 poin atau 0,2% ke level 840 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terlihat hingga penutupan Sesi I, indeks bergerak pada rentang 835 hingga 843. Setelah sempat menyentuh level tertinggi 843, indeks kemudian berakhir di level 840.
Di tengah pergerakan indeks yang cenderung tertekan, sejumlah saham konstituen mencatat penguatan signifikan. Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk () memimpin daftar Top Gainers. Sementara itu, saham PT Energi Mega Persada Tbk () menjadi saham dengan penurunan terdalam alias Top Losser.
Top Gainers Kompas100 pada Sesi I:
- 1. PT Indokripto Koin Semesta Tbk (): naik 9,93% ke Rp830
- 2. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (): naik 6,02% ke Rp705
- 3. PT Buana Lintas Lautan Tbk (): naik 5,64% ke Rp412
Top Losers Kompas100 pada Sesi I :
- 1. PT Energi Mega Persada Tbk (): turun 3,07% ke Rp1.265
- 2. PT Merdeka Battery Materials Tbk (): turun 2,75% ke Rp530
- 3. PT Hartadinata Abadi Tbk (): turun 2,73% ke Rp2.140
Dua emiten anggota indeks Kompas100, yakni PT Buana Lintas Lautan Tbk () dan PT Bumi Resources Tbk (), mencatat aktivitas perdagangan teratas dari sisi frekuensi dan volume pada penutupan Sesi I siang ini.
Berikut dua emiten teratas berdasarkan masing-masing indikator aktivitas perdagangan indeks:
Top Frekuensi Kompas100
- 1. PT Buana Lintas Lautan Tbk (): frekuensi 22.000 kali
- 2. PT Bumi Resources Tbk (): frekuensi 21.000 kali
Top Volume Kompas100
- 1. PT Bumi Resources Tbk (): volume 1 miliar saham
- 2. PT Buana Lintas Lautan Tbk (): volume 461 juta saham
Top Value Kompas100
- 1. PT Aneka Tambang Tbk (): nilai transaksi Rp234 miliar;
- 2. PT Chandra Asri Pacific Tbk (): nilai transaksi Rp226 miliar.
(Adhitya/AI)
Sumber : admin