Kredit Komersial BBRI Melonjak Hampir Tiga Kali Lipat Selama Periode 2021 - 2025
Monday, April 27, 2026       11:01 WIB
  • Lonjakan signifikan kredit komersial: mencatat kredit komersial Rp61,4 triliun di 2025, tumbuh 58,4% YoY dan hampir 3x lipat sejak 2021.
  • Ekspansi & kualitas membaik: Pangsa pasar naik ke 5,2% (dari 2,1%), dengan portofolio terdiversifikasi dan risiko kredit (LaR) turun ke 7,6%.
  • Strategi & digitalisasi jadi kunci: Transformasi lewat BRIvolution Reignite dan platform QLola memperkuat ekosistem bisnis, mendukung UMKM dan middle market.

Ipotnews - PT Bank Rakyat IndonesiaTbk () mencatatkan pertumbuhan kredit komersial hampir tiga kali lipat sepanjang periode 2021 - 2025.
Mengutip siaran pers Perseroan pada Senin (27/4), membukukan lonjakan kredit komersial hingga Rp61,4 triliun pada 2025, naik Rp22,6 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tahunan mencapai 58,4% (YoY), jauh melampaui tren lima tahun terakhir.
Secara historis, segmen ini tumbuh konsisten dari Rp20,8 triliun pada 2021 menjadi Rp38,7 triliun pada 2024, sebelum mencatat lonjakan pada 2025. Portofolio pembiayaan menunjukkan diversifikasi solid dengan kontribusi terbesar dari sektor berbasis APBN (20%), diikuti Energi (12%), Konstruksi (11%), Perdagangan (10%), Pangan (10%), dan Industri Pengolahan (8%).
Pangsa pasar segmen commercial BRI meningkat dari 2,1% pada 2021 menjadi 5,2% pada 2025, mencerminkan keberhasilan strategi ekspansi berbasis ekosistem. Kualitas kredit turut membaik, dengan Loan at Risk (LaR) turun signifikan menjadi 7,6% pada 2025, sejalan dengan penguatan fundamental bisnis termasuk peningkatan dan DPK.
Transformasi bisnis BRI dituangkan melalui inisiatif strategis BRIvolution Reignite untuk menjawab dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif serta menjaga pertumbuhan berkelanjutan. "Sebagai bank dengan DNA UMKM , BRI terus mendukung usaha menengah. Segmen middle market memiliki peran penting dalam rantai pasok perekonomian nasional, sekaligus menjadi penghubung antara UMKM dan korporasi besar dalam suatu ekosistem," kata Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y. S dalam siaran pers Perseroan.
Ia menambahkan, fokus utama transformasi adalah pilar Revamp Existing Core untuk mendorong pertumbuhan bisnis commercial melalui penguatan value chain nasabah serta peningkatan transaksi.
Dukungan diwujudkan melalui pembiayaan komprehensif, mulai dari kredit modal kerja hingga kredit investasi, serta produk pengelolaan kas yang mendukung efisiensi operasional. Platform digital QLola by BRI menjadi salah satu inovasi, menawarkan fitur terintegrasi untuk pembayaran pajak, transfer online, dan pemantauan kondisi keuangan perusahaan secara menyeluruh.
"Melalui ekosistem perbankan bisnis yang komprehensif, inovasi digital, serta program pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan pasar, BRI terus memperkuat perannya dalam mendorong UMKM dan perusahaan menengah untuk tumbuh sehat dan berkelanjutan," ungkap Dippo.
(Adhitya/AI)

Sumber : admin