Laba Bersih BUMI Meningkat Jadi USD81,01 Juta Sepanjang 2025
Monday, March 30, 2026       11:44 WIB
  • Kinerja Keuangan Meningkat: Laba bersih tahun 2025 mencapai USD 125,53 juta (naik dari USD 93,67 juta di 2024), dengan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar USD 81,01 juta.
  • Pendapatan & Efisiensi Operasional: Pendapatan naik menjadi USD 1,42 miliar, sementara beban pokok pendapatan berhasil ditekan, mendorong laba bruto melonjak ke USD 249,10 juta dan laba usaha hampir dua kali lipat.
  • Struktur Keuangan Stabil: Total aset konsolidasian USD 4,21 miliar, ekuitas meningkat ke USD 2,88 miliar, menunjukkan penguatan pasca kuasi reorganisasi akhir 2024.

Ipotnews - Emiten tambang PT Bumi Resources Tbk () membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD 81,01 juta sepanjang 2025, meningkat dibandingkan capaian USD 67,47 juta pada 2024.
Mengutip laporan keuangan 2025 perseroan yang diunggah melalui Keterbukaan Informasi di laman IDX, Senin (30/3), kenaikan ini mencerminkan perbaikan kinerja operasional serta penguatan struktur keuangan pasca kuasi reorganisasi yang dilakukan pada akhir 2024.
Dalam laporan keuangan konsolidasian yang berakhir 31 Desember 2025, perseroan mencatat pendapatan USD1,42 miliar, naik dari USD 1,35 miliar pada tahun sebelumnya. Beban pokok pendapatan berhasil ditekan menjadi USD 1,17 miliar dari USD 1,19 miliar, sehingga laba bruto melonjak menjadi USD249,10 juta, dibandingkan USD 169,29 juta pada 2024.
Laba usaha pun terdongkrak menjadi USD 141,3,3 juta, hampir dua kali lipat dari USD 61,06 juta tahun sebelumnya. Kemudian laba sebelum pajak mencapai USD181,09 juta, naik dari USD 121,90 juta.
Capaian laba bersih setelah pajak sebesar USD 125,53 juta pada 2025, naik dari USD93,67 juta pada 2024. Laba tahun berjalan tercatat mencapai USD122,30 juta, meningkat dari USD90,13 juta.
Dari sisi neraca, total aset konsolidasian per 31 Desember 2025 tercatat USD 4,21 miliar, relatif stabil dibandingkan USD 4,16 miliar pada 2024.
Liabilitas berada di level USD 1,33 miliar, meningkat dari USD1,29 miliar. Sementara ekuitas neto meningkat menjadi USD2,88 miliar dari USD 2,86 miliar.
Manajemen melalui pernyataan resmi Direksi menegaskan komitmen atas penyusunan laporan keuangan sesuai standar akuntansi keuangan Indonesia serta tanggung jawab atas sistem pengendalian internal perusahaan. Presiden Direktur Adika Nuraga Bakrie bersama Direktur Andrew C. Beckham menandatangani pernyataan tersebut, menegaskan akuntabilitas dan transparansi dalam tata kelola.
(Adhitya/AI)

Sumber : admin