- Laba bersih periode berjalan naik 24,19% menjadi Rp33,01 triliun per Juli 2026 dari Rp26,58 triliun pada Juli 2025.
- Pendapatan bunga bersih tumbuh 8,39% menjadi Rp48,31 triliun, mendorong laba operasional naik 24,92% menjadi Rp40,59 triliun.
- Aset dan kredit berekspansi kuat, masing-masing tumbuh 21,61% menjadi Rp2.360,68 triliun dan 19,32% menjadi Rp1.595,84 triliun.
Ipotnews - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk () membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp33,01 triliun pada Juli 2026, meningkat 24,19% dibandingkan laba bersih periode berjalan pada Juli 2025 yang tercatat Rp26,58 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan bulanan Bank Mandiri pada 31 Juli 2026 yang dipantau Ipotnews melalui website resmi perseroan, Rabu (26/8) laba bersih periode berjalan tersebut naik Rp6,43 triliun dari periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp48,31 triliun pada Juli 2026, atau tumbuh 8,39% dibandingkan Rp44,57 triliun pada Juli 2025.
Pendapatan bunga Bank Mandiri tercatat Rp74,99 triliun, meningkat dari Rp70,83 triliun pada Juli 2025. Sementara itu, beban bunga naik menjadi Rp26,68 triliun dari Rp26,26 triliun.
Selain itu, laba operasional tercatat mencapai Rp40,59 triliun, meningkat 24,92% dibandingkan Rp32,49 triliun pada Juli 2025.
Kinerja tersebut membuat laba periode berjalan sebelum pajak mencapai Rp40,58 triliun, meningkat 24,88% dibandingkan Rp32,57 triliun pada Juli 2025. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp7,57 triliun, laba bersih periode berjalan tercatat Rp33,01 triliun.
Dari sisi neraca, total aset Bank Mandiri per Juli 2026 mencapai Rp2.360,68 triliun, tumbuh 21,61% dibandingkan posisi Juli 2025 sebesar Rp1.941,13 triliun.
Pertumbuhan aset tersebut terutama ditopang oleh ekspansi kredit. Kredit yang diberikan Bank Mandiri mencapai Rp1.595,84 triliun pada Juli 2026, meningkat 19,32% dibandingkan Rp1.336,59 triliun pada Juli 2025.
Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga yang terdiri atas giro, tabungan, dan deposito mencapai sekitar Rp1.684,06 triliun pada Juli 2026. Jumlah tersebut meningkat 18,48% dibandingkan sekitar Rp1.421,37 triliun pada Juli 2025.
Secara rinci, giro tercatat Rp617,72 triliun, naik dari Rp602,10 triliun. Tabungan mencapai Rp567,44 triliun, meningkat dari Rp509,51 triliun, sedangkan deposito naik menjadi Rp498,90 triliun dari Rp309,76 triliun.
Sementara itu, total liabilitas Bank Mandiri per Juli 2026 mencapai Rp2.103,46 triliun, meningkat dari Rp1.698,61 triliun pada Juli 2025.
Ekuitas perseroan juga meningkat menjadi Rp257,22 triliun dari Rp242,52 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya, atau tumbuh sekitar 6,06%.
Dengan demikian, pertumbuhan laba bersih Bank Mandiri pada Juli 2026 terutama mencerminkan penguatan kinerja operasional, di tengah ekspansi aset, kredit, serta pertumbuhan dana pihak ketiga perseroan.
(Adhitya/AI)
Sumber : admin