Lepas Dari Pekan Penuh Tekanan, IHSG Pagi Ini Melonjak 1,25%
Monday, April 27, 2026       09:23 WIB
  • IHSG dibuka menguat ke 7.158 dan sempat naik 1,25% ke 7.218, meski sepekan terakhir terkoreksi 6,61% dengan net sell asing Rp3,01 triliun.
  • Sentimen global tertekan setelah AS batalkan utusan ke Iran; harga minyak turun 1,51% ke USD94,4, sementara batubara dan emas sedikit menguat.
  • Pemerintah tegaskan APBN masih kuat dengan SAL Rp432 triliun; IPOT rekomendasikan saham , , dan sebagai technical picks hari ini.

Ipotnews - Setelah sepekan penuh ditutup melemah dengan penurunan total 6,7 persen, pada awal pekan ini, Senin (27/4), IHSG dibuka menguat di level 7.158 atau naik 29 poin dari penutupan perdagangan akhir pekan lalu di level 7.129 dengan disertai aksi net sell asing mencapai Rp3,01 triliun.
Kemudian pada pukul 09.05 WIB, indeks masih bertahan di zona hijau dengan menguat cukup signifikan sebesar 1,25 persen atau 89 poin ke level 7.218. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.230 dan terendah di level 7.157 yang konsisten di zona hijau.
Sebanyak 414 emiten yang bergerak menguat, 184 emiten melemah dan 361 emiten stabil. Frekuensi transaksi mencapai 201,9 ribu kali dengan nilai Rp1,66 triliun serta kapitalisasi pasar mencapai Rp12,92 triliun.
Seluruh sektor menguat kecuali sektor kesehatan yang melemah tipis 0,07 persen menjadi 1.744. Untuk sektor yang menguat yaitu transportasi 1,06 persen ke level 2.233, bahan baku 3,05 persen menjadi 2.298, industri 0,76 persen menjadi 2.111.
Kemudian sektor properti 1,03 persen menjadi 940, teknologi 1,97 persen menjadi 7.900, konsumer non primer 0,14 persen menjadi 740, konsumer primer 1,80 persen menjadi 1.096, energi 1,39 persen ke level 3.895, keuangan 0,80 persen ke level 1.366 dan sektor infrastruktur 1,72 persen menjadi 2.094.
Sentimen pasar global kembali diuji setelah Presiden Amerika Serikat membatalkan pengiriman utusan untuk melakukan negosiasi dengan Iran. Meski hal ini tidak serta-merta berarti perang akan berlanjut, investor tetap menunggu kepastian arah hubungan kedua negara.
Dari sisi komoditas, Harga minyak mentah dunia (WTI) turun 1,51 persen ke USD94,4 per barel, mencerminkan harapan adanya perundingan damai lanjutan. Sementara itu, harga batubara naik 0,85 persen ke USD130,2 per metrik ton dan emas menguat tipis 0,24 persen ke USD4.709,29 per troy ounce.
Di sisi domestik, IHSG dalam sepekan terakhir terkoreksi dalam 6,61 persen. Pelemahan rupiah juga sempat menyentuh all time low turut memicu panic selling. Meski rupiah sempat menguat tipis ke Rp17.252 per dolar AS, pemerintah menegaskan APBN masih kuat dengan SAL (saldo anggaran lebih) sekitar Rp432 triliun yang belum dialokasikan.
Harapannya IHSG tidak sampai break support 6.900, karena khawatirnya akan menekan indeks lebih lanjut," kata Brigita Kinari, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas ( IPOT ) dalam Market Update via Live IG.
Rekomendasi Saham Hari Ini (Technical Picks - IPOT ):
  • - Buy, Entry: 805 Target: 900 Stop loss: 765
  • - Buy, Entry: 945 Target: 1.045 Stop loss: 890
  • - Buy, Entry: 404 Target: 442 Stop loss: 388.

(Marjudin/ AI)

Sumber : Admin

berita terbaru
Tuesday, Apr 28, 2026 - 14:27 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of TIRA
Tuesday, Apr 28, 2026 - 14:23 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of PSGO
Tuesday, Apr 28, 2026 - 14:21 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of PAMG
Tuesday, Apr 28, 2026 - 14:18 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of NAIK
Tuesday, Apr 28, 2026 - 14:15 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of MTMH
Tuesday, Apr 28, 2026 - 14:12 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of KRAS