Lonjakan Harga Saham UNTR Katrol IDXINDUST, IHSG Ditutup Menguat 1,14% ke Level 6.599
Tuesday, September 01, 2026       17:03 WIB
  • IDXINDUST menguat 3,71 persen, tertinggi, ditopang +5,68 persen dan +2,5 persen. IHSG naik 1,14 persen ke 6.599.
  • Indeks sektor teknologi mengalami kenaikan 2,9 persen, dengan mengalami ARA 24,43 persen.
  • IDXINFRA dan IDXBASIC melemah 0,13 persen dan 0,56 persen, tertekan yang anjlok 8,33 persen.

Ipotnews - Kinerja sektor industri menjadi penopang utama penguatan indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (1/9), dengan indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menguat 3,71 persen. Penguatan ini sejalan dengan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) yang ditutup meningkat 1,14 persen ke level 6.599.
Berdasarkan data di aplikasi IPOT , IDXINDUST menjadi indeks sektoral dengan kenaikan tertinggi pada perdagangan hari ini. sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di sektor ini senilai Rp199 triliun, harga sahamnya tercatat menguat 2,5 persen ke level 4.920.
Sementara itu, sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXINDUST senilai Rp95,3 triliun, harga sahamnya terpantau melonjak 5,68 persen ke level 25.575. Adapun dua saham sektor perindustrian yang mengalami kenaikan tertinggi adalah (+17,4%) dan (+10,4%).
Berikutnya, indeks sektor teknologi IDXTECHNO tercatat menguat 2,9 persen. sebagai konstituen indeks sektor teknologi dengan market cap sebesar Rp60,9 triliun, harga sahamnya meningkat 1,96 persen. Adapun dengan market cap Rp44,7 triliun, sahamnya mengalami ARA atau melambung 24,43 persen ke level 1.300. Dua saham di IDXTECHNO yang mencatatkan peningkatan terbesar juga ada pada dan diikuti (+10,9%).
Selanjutnya, indeks sektor energi (IDXENERGY) mengalami kenaikan 2,39 persen, dengan peningkatan harga saham terbesar terjadi pada yang membukukan ARA (+25%) dan (+11%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) menguat 1,48 persen, dengan kenaikan paling tinggi terjadi pada yang mencatatkan ARA (+25%) dan (+16,4%).
Kemudian diikuti indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) meningkat 1,38 persen, dengan penguatan paling besar terjadi pada saham (+10,1%) dan (+5%). Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) mencatatkan kenaikan0,92 persen, dengan peningkatan harga saham tertinggi pada yang mengalami ARA (+25%) dan juga mencatatkan ARA (+24,5%).
Indeks sektor barang baku (IDXCYCLIC) menguat 0,89 persen, dengan kenaikan paling tajam pada yang mencatatkan ARA (+24,7%) dan (+13,3%). Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) naik 0,46 persen, dengan penguatan terbesar pada (+24,3%) dan mengalami ARA (+9,6%). Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXNONCYC) meningkat 0,28 persen, dengan kenaikan tertinggi pada (+21,7%) dan (+12,9%).
Pada sisi lain, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) tercatat merosot 0,13 persen, dengan penurunan paling tajam terjadi pada saham (-5,9%) dan (-4,4%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) mencatat pelemahan 0,56 persen, terutama tertekan sebagai pemilik market cap Rp129 triliun yang harga sahamnya anjlok 8,33 persen ke level 8.800.
Selain , saham lain yang menjadi penekan IDXBASIC adalah sebagai pemilik market cap Rp103 triliun,dengan penurunan harga saham sebesar 2,67 persen ke level 730. Dua saham di indeks sektor barang baku yang mencatatkan koreksi paling dalam juga terjadi pada dan diikuti (-7,1%).(Budi/AI)

Sumber : admin