Nilai Tukar Rupiah Menguat Pasca Penurunan Harga Minyak Dunia
Friday, September 18, 2026       09:47 WIB
  • Rupiah menguat 32 poin atau 0,18% ke Rp17.721 per USD pada Jumat (18/9) pukul 09.09 WIB, dari Rp17.753 per USD pada Kamis (17/9).
  • Sentimen positif datang dari penurunan harga minyak setelah Arab Saudi berencana memulihkan sekitar separuh pasokan terdampak dan mengalihkan sebagian ekspor melalui Selat Hormuz.
  • Harga minyak turun, dengan Brent melemah USD1,01 ke USD104,82 per barel dan WTI turun 52 sen ke USD101,91 per barel, sementara rupiah diproyeksikan bergerak di Rp17.700-Rp17.800 per USD.

Ipotnews - Langkah Arab Saudi yang akan memulihkan pasokan minyak menjadi sentimen positif yang membuat harga minyak dunia menurun pagi ini, mendorong kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Mengutip data Bloomberg pada Jumat pagi (18/9) pukul 09.09 WIB, rupiah sedang diperdagangkan di level Rp17.721 per dolar AS, menguat 32 poin atau 0,18% dibandingkan akhir perdagangan Kamis (17/9) di level Rp17.753 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan bahwa rupiah menguat terhadap dolar AS seiring penurunan harga minyak mentah dunia. "Hal ini menyusul harapan bahwa Arab Saudi akan memulihkan sekitar setengah dari pasokan yang terdampak dalam beberapa hari ke depan," kata Lukman saat dihubungi Ipotnews pagi ini melalui pesan WhatsApp.
Perkembangan terbaru tersebut turut menekan indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi AS. "Range kurs rupiah hari ini diperkirakan Rp17.700 - Rp17.800 per dolar AS," ujar Lukman.
Harga minyak dunia kembali tergelincir pada perdagangan Kamis atau Jumat pagi waktu Jakarta. Penurunan terjadi setelah Arab Saudi mengalihkan sebagian ekspor minyak mentah melalui Selat Hormuz untuk mengimbangi penutupan jalur pipa utama.
Langkah tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak global yang lebih besar. Investor menilai pengalihan jalur distribusi dapat membantu menjaga aliran minyak di tengah meningkatnya risiko geopolitik di kawasan.
Mengutip CNBC hari ini, harga minyak Brent yang menjadi acuan internasional turun USD1,01 dan ditutup di level USD104,82 per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah 52 sen menjadi USD101,91 per barel.
(Adhitya/AI)

Sumber : admin