- IHSG pagi ini melemah 0,56% ke level 6.933, dengan mayoritas sektor terkoreksi kecuali keuangan (+0,14%).
- Sentimen global tertekan akibat serangan rudal Iran ke UEA dan program Freedom Project AS, mendorong harga minyak naik 4,39% ke USD106,42/barel.
- Equity Analyst IPOT , Hari Rachmansyah, tetap optimistis IHSG berpotensi rebound; rekomendasi saham: , , .
Ipotnews - IHSG pagi ini, Selasa (5/5), dibuka melemah tipis 3 poin di level 7.968 dari sesi penutupan perdagangan kemarin yang naik 0,22 persen ke level 6.971. Penguatan indeks tersebut disertai dengan nett sell asing hingga Rp791,2 miliar.
Kemudian pada pukul 09.05 WIB, IHSG tertekan semakin dalam dengan melemah 0,56 persen atau 38 poin ke level 6.933. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.971 dan terendah di level 6.921 yang tetap berada di zona merah.
Terdapat 169 emiten yang bergerak menguat, 371 emiten melemah dan 419 emiten stabil. Frekuensi transaksi mencapai 173,9 ribu kali dengan nilai Rp910,9 miliar serta kapitalisasi pasar mencapai Rp12,33 triliun.
Seluruh sektor bergerak melemah kecuali keuangan yang naik 0,14 persen menjadi 1.358. Untuk sektor yang terkoreksi yaitu bahan baku -0,62 persen menjadi 2.114, properti -0,60 persen menjadi 913, sektor infrastruktur -0,84 persen ke level 2.020.
Kemudian sektor energi -0,74 persen menjadi 3.683, konsumer non primer -0,75 persen menjadi 731, sektor transportasi -0,60 persen menjadi 2.149.
Lalu sektor kesehatan -1,04 persen menjadi 1.673, sektor konsumer primer -1,48 persen menjadi 1.073, industri -1,92 persen ke level 2.022 dan teknologi -0,83 persen menjadi 7.533.
Pasar Bursa baik global atau domestik masih diwarnai ketidakpastian setelah tensi geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat. Iran dilaporkan melancarkan serangan rudal dan drone ke Uni Emirat Arab, menjadi serangan pertama sejak gencatan senjata.
Situasi ini memicu Amerika Serikat meluncurkan program Freedom Project untuk menyelamatkan kapal-kapal tanker yang sempat tertahan di Selat Hormuz. Dampak langsung terlihat pada harga komoditas global.
Minyak mentah melonjak 4,39 persen ke level USD106,42 per barel, sementara batubara naik 1,63 persen menjadi USD109,2 per ton. Sebaliknya, harga emas terkoreksi 1,99 persen ke posisi USD4.521,43 per troy ounce.
Hari Rachmansyah, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas ( IPOT ), menilai kondisi pasar domestik masih cukup kondusif. Ia memperkirakan IHSG masih akan bergerak meningkat lebih tinggi lagi di hari ini.
" IHSG (pergerakan) kemarin cukup bagus, semoga bisa dilanjutkan lagi hari ini. Nett sell asing juga lebih rendah, harapannya bisa menurun lagi dan bahkan berbalik menjadi nett buy," ujarnya dalam sesi IPOT Live IG.
Hari merekomendasikan tiga saham pilihan bagi investor, yakni:
- dengan rekomendasi buy dengan entry di level 2.060, target 2.300, stop loss 1.930.
- dengan rekomendasi buy on breakout dengan level entry 1.750, target 1.900, stop loss 1.680.
- dengan rekomendasi buy entry di le9vel 6.875, target 7.225, stop loss 6.700.
(Marjudin/ AI)
Sumber : Admin