Pefindo Tetapkan Peringkat idAA untuk Obligasi JSMR Dengan Outlook Stabil
Friday, March 06, 2026       15:27 WIB
  • Jasa Marga raih peringkat idAA untuk obligasi senilai total lebih dari Rp8,6 triliun.
  • Outlook stabil, menunjukkan kemampuan kuat memenuhi kewajiban jangka panjang.
  • Peringkat berbasis laporan keuangan 2024-2025, bukan rekomendasi investasi.

Ipotnews -- PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kekuatan finansial PT Jasa Marga (Persero) Tbk () dengan menetapkan peringkat idAA (Double A) atas sejumlah instrumen utang perusahaan, termasuk Obligasi Berkelanjutan III senilai maksimum Rp4 triliun dan Obligasi Berkelanjutan II serta III dengan total Rp4,61 triliun. Peringkat ini berlaku untuk periode 3 Maret 2026 hingga 1 Maret 2027.
Untuk peringkat perseroan juga ditetapkan di level "idAA" dengan prospek stabil. Peringkat mencerminkan peran penting bagi pemerintah, posisi usaha yang dominan di sektor jalan tol, portofolio jalan tol yang terdiversifikasi dengan masa konsesi yang panjang, dan fleksibilitas keuangan yang sangat kuat. Peringkat tersebut dibatasi oleh risiko bisnis terkait pengembangan jalan tol baru dan leverage yang tinggi.
Pefindo dapat menaikkan peringkat jika dapat memperkuat profil bisnisnya secara substansial melalui keberhasilan dalam mengembangkan dan mengoperasikan jalan tol baru dengan volume lalu lintas yang kuat yang mendukung perbaikan profil keuangannya.
Namun Pefindo juga dapat menurunkan peringkat jika dukungan pemerintah melemah atau profil keuangannya memburuk karena turunnya pendapatan akibat penurunan volume lalu lintas atau jika Perusahaan menambah utang lebih tinggi dari yang diproyeksikan tanpa dikompensasi oleh prospek pertumbuhan yang baik.
"Efek utang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan. Kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan emiten lainnya di Indonesia, adalah sangat kuat," kata Direktur Utama PEFINDO, Irmawati dalam keterangannya, Jumat (6/3).
Obligor dengan peringkat idAA memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dibandingkan terhadap obligor Indonesia lainnya. Peringkat ini didasarkan pada laporan keuangan tidak diaudit per 31 Desember 2025 serta laporan keuangan audit per 31 Desember 2024.
Pefindo menegaskan bahwa peringkat bukan merupakan rekomendasi investasi, melainkan opini atas kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansialnya.(Marjudin/AI)

Sumber : admin