- Diskon tol 30% berlaku di 29 ruas pada 15-16 Maret (mudik) dan 26-27 Maret (balik) untuk perjalanan jarak jauh.
- 10 ruas tol fungsional sepanjang 291,3 km disiapkan pemerintah untuk mendukung kelancaran arus mudik.
- Jasa Marga menyebut pemberlakuan diskon tarif dapat mendorong perubahan jadwal perjalanan mudik
Ipotnews - Pemerintah resmi menetapkan kebijakan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 29 ruas jalan tol selama periode mudik Lebaran 2026/1447 H. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus mendorong masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.
Beberapa Badan Usaha Jalan Tol seperti PT Jasa Marga (Persero) Tbk (), PT Hutama Karya (Persero), Astra Infra Toll Road dan BUJT lainnya dipastikan akan menjalankan keputusan pemerintah tersebut.
"Diskon tarif tol jalan pada periode Hari Raya Idul Fitri bertujuan untuk antisipasi arus pergerakan lalu lintas agar pergerakan kendaraan terdistribusi tidak menumpuk di saat puncak mudik," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Roy Rizali Anwar dalam Media Gathering di Jakarta, Jumat (6/3).
Ia merinci bahwa ruas - ruas jalan tol yang akan menerapkan diskon tarif yaitu Jabodetabek sebanyak 4 ruas, Trans Jawa ada 10 ruas, Non-Trans Jawa ada 4 ruas dan Trans Sumatra ada 11 ruas. Untuk periode penerapan diskon terbagi untuk Arus mudik pada 15-16 Maret 2026 dan Arus balik pada 26-27 Maret 2026.
"Secara umum terbagi dalam empat hari utama, ada beberapa pengecualian jadwal yang perlu diperhatikan. Potongan tarif ini hanya untuk tarif terjauh, barrier to barrier," jelasnya.
Di tempat yang sama Direktur Operasi Fitri Wiyanti menegaskan bahwa pemberlakuan diskon tarif tol di ruas-ruas tol yang dikelolanya tidak akan mengurangi standar pelayanan minimal (SPM) yang ditetapkan. Pihaknya berkomitmen melaksanakan ketentuan tersebut dengan optimal agar perjalanan mudik - balik masyarakat saat lebaran dapat berjalan lancar.
"Kami akan mengoptimalkan kapasitas jalan tol yang kami miliki sehingga pelayanan yang diberikan bisa sesuai SPM," kata Fitri.
Ia menegaskan bahwa pemberlakuan diskon tarif tol dipercaya dapat mendorong pemudik melakukan perubahan jadwal perjalanan. Hal ini berdampak positif terhadap kepadatan arus lalu lintas yang diperkirakan arus puncak terjadi pada 18 Maret 2026.
Dengan terpecahnya konsentrasi pemudik di hari- hari di luar periode puncak maka diharapkan kelancaran perjalanan di jalan tol dapat diwujudkan.
"Kami sudah memperoleh bantuan dari Kementerian Perhubungan melalui surveynya bahwa dengan diskon mengubah jadwal perjalanan mereka," katanya.
(Marjudin)
Sumber : admin