- Pemilik baru muncul di setelah Danatama Kapital Investama masuk dengan kepemilikan 5,37%.
- Aksi akumulasi berlanjut terlihat di , , dan oleh investor institusi.
- Sejumlah investor kakap juga menambah dan mengurangi posisi di berbagai emiten, mencerminkan rotasi portofolio.
Ipotnews - Aktivitas transaksi pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (31/3) menunjukkan dinamika menarik, dengan munculnya pemilik baru di PT Buana Lintas Lautan Tbk () serta aksi akumulasi lanjutan di sejumlah emiten properti dan alat berat.
Sorotan utama datang dari masuknya PT Danatama Kapital Investama sebagai pemegang saham signifikan baru di . Investor ini memborong sebanyak 831,73 juta saham sehingga langsung menggenggam 5,37% kepemilikan dari sebelumnya nihil. Masuknya investor baru dalam jumlah besar ini mengindikasikan adanya keyakinan terhadap prospek emiten pelayaran tersebut.
Di sisi lain, aksi akumulasi juga berlanjut pada beberapa saham unggulan. PT Henan Putihrai Asset Management menambah 3 juta saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (), meningkatkan kepemilikan dari 10,98% menjadi 11,04%.
Hal serupa terjadi pada PT Summarecon Agung Tbk (), di mana PT Semarop Agung mengoleksi tambahan 2,5 juta saham, sehingga porsi kepemilikannya naik menjadi 23,10%. Sementara itu, PT United Tractors Tbk () juga mencatat pembelian lanjutan oleh entitasnya sendiri sebanyak 683,2 ribu saham, membawa kepemilikan menjadi 5,45%.
Selain itu, sejumlah transaksi lain juga mewarnai perdagangan:
Lo Kheng Hong kembali menambah kepemilikan di PT Gajah Tunggal Tbk () sebanyak 2,55 juta saham menjadi 6,26%.
PT Paraga Artamida mengakumulasi saham PT Bumi Serpong Damai Tbk () sebesar 3,5 juta lembar.
PT Samuel Tumbuh Bersama meningkatkan kepemilikan di menjadi 39,80%.
Sinar Mas Cakrawala menambah saham hingga mendekati 50%.
Di sisi aksi jual, beberapa investor memilih merealisasikan keuntungan atau merapikan portofolio:
Ir. T. Permadi Rachmat kembali melepas saham , kali ini sebanyak 55,24 juta lembar.
PT MNC Asia Holding Tbk menjual 105,26 juta saham .
Anwar Tay mengurangi kepemilikan di sebesar 25 juta saham.
PT Idea Asia Investama serta Aditya Antonius juga tercatat melepas sebagian sahamnya di dan .
Secara keseluruhan, data ini mencerminkan adanya pergeseran strategi investor besar, dengan fokus akumulasi pada saham-saham tertentu di sektor properti dan industri, sekaligus aksi profit taking di beberapa emiten lainnya.(AI)
Sumber : Admin