- Integrasi aplikasi Travoy dan Jasfren dimana kanal pelaporan kecelakaan hingga bantuan darurat akan dihadirkan dalam satu platform.
- Informasi titik rawan kecelakaan berbasis data historis dan analisis keselamatan untuk peringatan dini bagi pengemudi.
- Pelatihan PPGD dan pemeriksaan kesehatan menegaskan kesiapan SDM sebagai garda terdepan penanganan darurat.
Ipotnews - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMr) bersama PT Jasa Raharja (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menghadirkan layanan keselamatan jalan tol berbasis digital melalui integrasi Aplikasi Travoy dan Aplikasi Jasfren. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan akses informasi risiko, pelaporan kecelakaan, hingga bantuan darurat secara lebih cepat dan terintegrasi bagi pengguna jalan tol.
Direktur Utama , Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa keselamatan adalah bagian tak terpisahkan dari kualitas layanan tol. Karena itu, upaya meningkatkan keselamatan tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur yang andal, tetapi juga mencakup kemampuan untuk mendeteksi risiko, memberikan informasi yang tepat, serta memastikan pengguna memperoleh bantuan ketika menghadapi kondisi darurat.
"Melalui kolaborasi dengan Jasa Raharja, kami ingin menghubungkan data, teknologi, dan kompetensi kedua pihak untuk menghadirkan layanan keselamatan yang lebih cepat, tepat, dan relevan dengan kebutuhan pengguna," ujar Rivan dalam keterangan persnya yang diterima redaksi, Kamis (3/9).
Sementara itu Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin menambahkan pentingnya kecepatan informasi dalam penanganan korban. Informasi awal yang diterima secara cepat dan akurat dapat membantu koordinasi antara pengelola jalan tol, petugas Jasa Raharja, fasilitas kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya.
"Semakin cepat informasi diterima dan diteruskan kepada pihak yang tepat, semakin besar peluang korban memperoleh penanganan medis secara cepat," ucapnya.
Kolaborasi ini mencerminkan transformasi layanan keselamatan jalan tol yang tidak hanya bertumpu pada teknologi digital, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia. Dengan integrasi data dan kanal layanan, ekosistem keselamatan jalan tol diharapkan mampu memberikan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan berkesinambungan.
Selain teknologi, kolaborasi ini juga diperkuat dengan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat ( PPGD ) dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta, sebagai bentuk kesiapan personel menghadapi situasi darurat di lapangan.(Marjudin/AI)
Sumber : Admin