Proyek LRT Jakarta Fase 1B Capai 97,99%, WSKT Targetkan Rampung Agustus
Monday, August 10, 2026       13:53 WIB
  • Progres LRT Fase 1B mencapai 97,99%.
  • Ditargetkan rampung dan diresmikan Agustus.
  • Proyek Rp4,1 triliun mencakup lima stasiun.

Ipotnews - PT Waskita Karya (Persero) Tbk () berkomitmen mempercepat penyelesaian proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai. Hingga saat ini, progres pembangunan mencapai 97,99% dan ditargetkan rampung sesuai jadwal untuk diresmikan Agustus.
Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, mengatakan pekerjaan konstruksi proyek tersebut kini memasuki tahap akhir. Tim di lapangan saat ini berfokus pada sejumlah pekerjaan penyelesaian, termasuk reinstatement atau pengembalian kondisi lokasi kerja seperti semula.
"Setiap meter jalur LRT Jakarta Fase 1B merupakan bagian dari tanggung jawab Waskita kepada masyarakat, maka kami kerjakan dengan penuh perhitungan, ketelitian, dan selalu berkoordinasi dengan Jakpro sebagai owner," ujar Paulus dalam keterangannya, Senin (10/8).
Menurut Paulus, proses penyambungan rel di area Double-Double Track (DDT) masih berlangsung. Sementara itu, jalur arah barat atau west bound tersambung secara utuh.
Pekerjaan penyelesaian juga dilakukan pada pintu masuk di setiap stasiun yang saat ini masih dalam tahap finalisasi.
Dari sisi keselamatan kerja, proyek LRT Jakarta Fase 1B mencatat 7,5 juta jam kerja selamat. Capaian tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam pengerjaan proyek yang berlangsung di tengah kepadatan lalu lintas Jakarta dan keterbatasan ruang kerja.
Selain pekerjaan konstruksi, Waskita Karya bersama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) juga secara rutin melaksanakan rangkaian Test and Commissioning (T&C). Pengujian tersebut mencakup jalur sepanjang 3,6 kilometer, sistem persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional.
Paulus optimistis penyelesaian LRT Jakarta Fase 1B dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat Jakarta. Kehadiran jalur tersebut diharapkan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
"Kami optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan memudahkan mobilitas warga dan mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Pada akhirnya akan berdampak positif pada lingkungan karena mendukung target Net Zero Emission (NZE) pemerintah," tutur Paulus.
Proyek LRT Jakarta Fase 1B senilai Rp4,1 triliun tersebut mencakup pembangunan lima stasiun, yakni Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Kelima stasiun dirancang terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya. Dengan integrasi tersebut, LRT Jakarta Fase 1B diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarmoda sekaligus menjadi salah satu tulang punggung baru transportasi publik di ibu kota. (Marjudin/AI)

Sumber : Admin