RAJA Bagikan Dividen Interim Rp105,67 Miliar, Cair Pada 28 Januari 2026
Tuesday, December 30, 2025       11:25 WIB
  • Dividen interim Rp25 per saham dengan total nilai Rp105,67 miliar, dibagikan PT Rukun Raharja Tbk () untuk tahun buku 2025.
  • Cum dividen 8 Januari 2026 (Reguler & Negosiasi), DPS per 12 Januari 2026, dan pembayaran dividen pada 28 Januari 2026.
  • Dividen didukung kinerja keuangan per 30 September 2025 dengan laba bersih USD17,75 juta dan saldo laba ditahan USD107,98 juta.

Ipotnews - PT Rukun Raharja Tbk () mengumumkan rencana pembagian dividen tunai interim untuk tahun buku 2025 sebesar Rp105,67 miliar yang akan cair pada 28 Januari 2026.
Mengutip Keterbukaan Informasi melalui laman resmi IDX, Selasa (30/12), dividen sebesar Rp25 per saham ini akan dibagikan kepada pemegang saham berdasarkan keputusan Direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris pada 30 September 2025.
Total nilai dividen yang akan dibagikan perseroan mencapai Rp105,67 miliar. Pembagian dividen interim ini tidak disertai dengan efek bersifat ekuitas lain yang dapat dikonversi menjadi saham.
Perseroan telah menetapkan jadwal lengkap pembagian dividen. Saham akan diperdagangkan cum dividend di Pasar Reguler dan Negosiasi pada 8 Januari 2026, kemudian berubah status menjadi ex dividend mulai 9 Januari 2026. Di Pasar Tunai, periode cum dividend jatuh pada 12 Januari 2026 dan ex dividend-nya pada 13 Januari 2026.
Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 12 Januari 2026 pukul 16.00 WIB berhak mendapatkan dividen ini. Pembayaran dividen rencananya akan dilaksanakan pada 28 Januari 2026, selambat-lambatnya 10 hari bursa setelah tanggal pencatatan DPS.
Pembagian dividen ini didasarkan pada data keuangan per 30 September 2025. Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk perseroan tercatat sebesar USD17,75 juta, dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai USD107,98 juta.
Pengumuman resmi ini disampaikan oleh Corporate Secretary Rukun Raharja, Yuni Pattinasarani, pada 30 Desember 2025. Dokumen tersebut merupakan dokumen resmi elektronik yang dikeluarkan oleh sistem pelaporan perseroan.
(Adhitya/AI)

Sumber : admin