RUPS PTPP 2025: Susunan Direksi Baru, Saham Seri B Dialihkan ke BP BUMN
Wednesday, May 20, 2026       06:34 WIB
  • RUPS menetapkan laporan, anggaran, dan perubahan struktur manajemen.
  • Novel Arsyad diangkat sebagai Dirut dan Dhony Rahajoe sebagai Komisaris Utama.
  • Perseroan mencatat kontrak baru Rp24,95 triliun pada 2025.

Ipotnews - PT PP (Persero) Tbk () menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ( RUPS ) Tahun Buku 2025 yang menghasilkan tujuh keputusan utama, mulai dari pengesahan laporan keuangan hingga perubahan struktur kepengurusan perseroan.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui agenda strategis seperti pengesahan laporan keuangan, penetapan akuntan publik, penentuan remunerasi pengurus, serta perubahan Anggaran Dasar dan susunan manajemen perusahaan.
Salah satu keputusan penting adalah pengalihan 31,6 juta saham Seri B dari PT Danantara Asset Management kepada Badan Pengelola BUMN (BP BUMN ). Saham tersebut kemudian dikonversi menjadi saham Seri A Dwiwarna sesuai ketentuan UU BUMN , yang menegaskan peran strategis negara dalam kepemilikan perseroan.
RUPS juga menetapkan perubahan signifikan pada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi. Dhony Rahajoe ditunjuk sebagai Komisaris Utama, sementara Novel Arsyad diangkat sebagai Direktur Utama perseroan yang baru.
Manajemen menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas kontribusi mereka dalam mendukung proses transformasi dan pengembangan bisnis perusahaan selama masa jabatan.
Dari sisi kinerja operasional, mencatat perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp24,95 triliun sepanjang Tahun Buku 2025. Berdasarkan sumber pendanaan, komposisi kontrak baru terdiri atas 45 persen proyek pemerintah, 35 persen proyek BUMN , dan 20 persen proyek swasta.
Corporate Secretary , Joko Raharjo, menyampaikan bahwa perusahaan akan terus berfokus pada penciptaan nilai tambah berkelanjutan melalui optimalisasi portofolio proyek, peningkatan operational excellence, serta penguatan daya saing di tengah dinamika industri konstruksi nasional.
" akan terus fokus pada penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan melalui optimalisasi portofolio proyek, peningkatan operational excellence, serta penguatan daya saing perseroan di tengah dinamika industri konstruksi nasional," ujar Joko dalam keterangan resminya, Selasa (19/5).
Perwakilan BP BUMN turut memberikan apresiasi terhadap kinerja yang dinilai mampu menjaga arus kas operasi tetap positif serta berhasil menurunkan liabilitas. Selain itu, juga mencatat skor 101,69 dalam ASEAN Corporate Governance Scorecard, yang menempatkan perusahaan pada level tertinggi Leadership in Corporate Governance.
Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Direksi menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
-Komisaris Utama/Independen: Dhony Rahajoe
-Komisaris: Setya Nugraha
-Komisaris: Aisyah Zakiyyah
-Komisaris: Giri Suprapdiono
-Komisaris Independen: Tjia Marwan
-Komisaris Independen: Ain Rika Armina
Direksi
-Direktur Utama: Novel Arsyad
-Direktur Keuangan: Faizal Rahmad
-Direktur Manajemen Risiko & Legal: Tommy Wiranata A
-Direktur Strategi Korporasi dan HCM: I Gede Upeksa Negara
-Direktur Operasi Bidang Infrastruktur : Yul Ari Pramuraharjo
-Direktur Operasi Bidang Gedung: Yuyus Juarsa. (Marjudin/AI)

Sumber : Admin