- RUPS -LB BTN menyetujui penambahan satu Komisaris dengan mengangkat Didyk Choiroel, perubahan Anggaran Dasar sesuai UU BUMN 2025, serta pendelegasian kewenangan persetujuan RKAP 2026.
- Keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi BTN untuk memperkuat tata kelola, kesinambungan kepemimpinan, dan percepatan transformasi bisnis di tengah dinamika industri perbankan.
- Hingga akhir 2025, BTN mencatat kinerja solid dengan total aset tumbuh 8,6% yoy menjadi sekitar Rp510 triliun, didukung pertumbuhan kredit, DPK yang sehat dan rasio keuangan yang terjaga.
Ipotnews - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ( RUPS -LB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk () memutuskan penambahan satu anggota Dewan Komisaris dan sekaligus menyetujui pengangkatan Didyk Choiroel sebagai Komisaris BTN.
Rapat yang digelar di Jakarta, Rabu (7/1) tersebut juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar dan pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan ( RKAP ) Tahun 2026.
Berdasarkan keterangan resmi , keputusan RUPS -LB pada hari ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan memastikan kesinambungan kepemimpinan. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung proses transformasi dan menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan.
Perubahan anggaran dasar dilakukan seiring diterbitkannya Undang-Undang BUMN Nomor 16 Tahun 2025. Selain itu, menindaklanjuti surat Kepala BP BUMN Nomor 23/BPU/10/2025 tertanggal 28 Oktober 2025. Sebagai badan usaha milik negara, BTN wajib menyesuaikan anggaran dasarnya dengan ketentuan regulasi terbaru.
Sementara itu, pendelegasian kewenangan persetujuan RKAP 2026 dilakukan sesuai dengan ketentuan Pasal 15G ayat (3) dan ayat (5) UU BUMN . Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa direksi wajib menyusun RKAP sebelum dimulainya tahun buku berikutnya.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, di tengah proses pemulihan ekonomi dan tantangan dinamika makro, perseroan mampu mencatatkan kinerja yang solid hingga akhir 2025. Total aset tercatat bertumbuh 8,6 persen secara year-on-year menjadi sekitar Rp510 triliun.
"Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit, serta dana pihak ketiga (DPK) yang tetap positif dan sehat. Rasio keuangan BTN juga terjaga dan berada di atas ketentuan minimal regulator," kata Nixon.
Nixon menjelaskan, penyesuaian susunan pengurus merupakan bentuk komitmen perusahaan agar organisasi tetap adaptif terhadap dinamika industri dan tantangan ke depan. Hal itu sejalan dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi nasional, serta kebutuhan industri perbankan yang terus berkembang.
"Perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antar-fungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis untuk mendukung transformasi bisnis berjalan lebih efektif dan memberikan kontribusi bagi penguatan ekonomi.," paparnya.
Usai pelaksanaan RUPS -LB, saat ini susunan pengurus menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Suryo Utomo
- Wakil Komisaris Utama: Dwi Ary Purnomo
- Komisaris: Fahri Hamzah
- Komisaris: Didyk Choiroel
- Komisaris Independen: Ida Nuryanti
- Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh
- Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit
Direksi:
- Direktur Utama: Nixon LP Napitupulu
- Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo
- Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen
- Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti
- Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho
- Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo
- Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa
- Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan
- Direktur Commercial Banking: Hermita
- Direktur Human Capital & Compliance: Eko Waluyo
- Direktur Consumer Banking: Hirwandi Gafar
- Direktur Finance & Strategy: Nofry Rony Poetra
Perubahan susunan pengurus tersebut efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui penilaian uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test), serta memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan mampu membawa BTN semakin berperan dalam mempercepat pertumbuhan nasional," kata Nixon.
mengapresiasi bergabungnya Didyk Choiroel dalam formasi kepengurusan baru sebagai Komisaris. Manajemen optimistis komposisi pengurus yang tepat akan memberikan nilai tambah bagi strategi bisnis perseroan dalam jangka panjang. Terutama, menyukseskan Program 3 Juta Rumah dan memperkuat daya saing di tengah dinamika industri perbankan. (Budi/AI)
Sumber : admin