- berencana melakukan stock split dengan rasio 1:5 dan akan dimintakan persetujuan dalam RUPSLB pada 23 Juni 2026
- Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat dari 4,22 miliar saham menjadi 21,13 miliar saham setelah pelaksanaan stock split
- Manajemen menyebut stock split bertujuan meningkatkan likuiditas perdagangan dan memperluas basis investor
Ipotnews - PT Rukun Raharja Tbk () berencana melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5 atau setiap 1 saham lama akan menjadi 5 saham baru. Rencana ini akan dimintakan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Juni 2026.
Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Rabu, 13 Mei 2026, stock split dilakukan dengan mengubah nilai nominal saham dari Rp25 per lembar menjadi Rp5 per lembar. Nantinya, jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari 4.227.082.500 saham menjadi 21.135.412.500 saham.
Manajemen menjelaskan, rencana stock split dilakukan dengan mempertimbangkan harga saham perseroan yang sudah berada pada level relatif tinggi, yakni Rp4.170 per saham berdasarkan harga penutupan 12 Mei 2026. Pada penutupan perdagangan kemarin, harga saham sebesar Rp4.170 per lembar.
Kondisi tersebut dinilai membuat nilai investasi minimum untuk satu lot saham menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor. Pelaksanaan stock split diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham, memperluas basis investor dan meningkatkan keterjangkauan harga saham.
Berdasarkan jadwal indikatif, tanggal akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 13 Juli 2026 dan perdagangan saham dengan nilai nominal baru dijadwalkan mulai berlangsung pada 16 Juli 2026.(Budi/AI)
Sumber : Admin