- Bursa Eropa mendatar, didukung pelunakan sikap Trump soal Greenland meski investor tetap waspada.
- Sektor tambang dan kimia menguat, sementara asuransi melemah.
- Aksi saham menonjol: Rio Tinto dan Edenred melonjak, Danone dan Admiral tertekan.
Ipotnews - Bursa ekuitas Eropa memangkas kerugian dan berakhir mendatar pada perdagangan Rabu, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melunakkan retorikanya terkait rencana akuisisi Greenland. Sikap tersebut memberi sedikit kelegaan bagi investor yang sebelumnya tertekan oleh langkah agresif terbaru Trump.
Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun tipis 0,02% atau 0,13 poin menjadi 602,67, setelah sempat jatuh hampir 1% pada awal sesi, demikian laporan Reuters dan CNBC , di Bengaluru, Rabu (21/1) atau Kamis (22/1) dini hari WIB.
Bursa regional berakhir variatif. Indeks DAX Jerman melemah 0,58% atau 142,14 poin jadi 24.560,98, sementara FTSE 100 Inggris menguat 0,11% atau 11,31 poin ke posisi 10.138,09 dan CAC Prancis naik 0,08% atau 6,59 poin menjadi 8.069,17.
Sebelumnya, ancaman Trump untuk memberlakukan serangkaian tarif yang terus meningkat terhadap delapan negara Eropa--hingga Amerika Serikat diizinkan membeli Greenland--memicu aksi jual di pasar global. Sepanjang pekan ini, STOXX 600 bahkan sempat mencatat penurunan mendekati 3%.
Namun, pada Rabu, Trump menepis kemungkinan penggunaan kekuatan dalam upayanya mengakuisisi wilayah otonom Denmark tersebut. Pernyataan itu disampaikan dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss.
Trump juga tidak menyinggung ancaman tarif terhadap Eropa dalam pidato tersebut. Meski demikian, kenaikan harga logam mulia sebagai aset lindung nilai mencerminkan bahwa sikap hati-hati investor masih berlanjut.
Di tengah kondisi itu, saham sektor pertambangan melejit 3,7%, sementara sektor kimia melonjak 1,7%.
Analis UBS, Sutanya Chedda, mengatakan pihaknya mencermati sektor-sektor di Eropa yang relatif kurang terekspos secara internasional dan lebih berorientasi pada pasar domestik.
"Beberapa tema dan sektor yang kami perkirakan mendorong pasar Eropa tahun ini antara lain perbankan, asuransi, utilitas, energi terbarukan, elektrifikasi, serta sektor yang selaras dengan peningkatan produktivitas," ujarnya.
Dia menambahkan, sektor yang mulai menikmati manfaat kecerdasan buatan (AI) atau investasi belanja modal (capex) berpotensi menjadi pemenang pada 2026.
Perhatian investor juga tertuju pada perkembangan korporasi. Data LSEG yang dihimpun awal bulan ini menunjukkan laba kuartalan perusahaan diperkirakan mengalami penurunan terdalam sejak akhir 2023.
Saham asuransi melorot 1,7%, dipimpin Admiral Group yang anjlok 4,1% setelah Goldman Sachs menurunkan rekomendasi saham perusahaan asuransi Inggris tersebut menjadi "jual" dari sebelumnya "netral".
Saham Danone merosot 8,4% setelah Bank of America (BofA) menyoroti penurunan angka kelahiran di China yang dinilai dapat semakin mempersempit pasar perusahaan konsumen asal Prancis itu.
Sebaliknya, Rio Tinto melesat 5,2% setelah raksasa tambang tersebut melampaui ekspektasi produksi bijih besi dan tembaga kuartalan.
Saham Barry Callebaut melambung 3,3% setelah perusahaan menunjuk mantan CEO Unilever, Hein Schumacher, sebagai direktur utama.
Edenred mencatat lonjakan terbesar, dengan sahamnya meroket 10,4% setelah penyedia voucher dan kartu manfaat asal Prancis itu memenangkan putusan sela di Brasil untuk menangguhkan perubahan yang direncanakan dalam sistem voucher makan yang baru negara tersebut.
Dari sisi data ekonomi, inflasi konsumen Inggris pada Desember tercatat naik lebih tinggi dari perkiraan. Namun, inflasi sektor jasa--indikator yang diawasi ketat oleh Bank of England--sesuai dengan estimasi pasar. (Reuters/CNBC/AI)
Sumber : Admin