WSKT Jadi Kontraktor Utama Pembangunan SR, Nilai Kontrak Rp3,87 Triliun
Friday, January 16, 2026       09:04 WIB
  • Nilai kontrak Rp3,87 triliun: Waskita Karya bangun SR di 4 provinsi.
  • Instrumen anti-kemiskinan: Presiden Prabowo dorong akses pendidikan merata.
  • Komitmen ESG: Material ramah lingkungan, target selesai pertengahan 2026.

Ipotnews -- Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai instrumen strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin. Perseroan menjadi salah satu kontraktor utama dalam proyek ini dengan total nilai kontrak mencapai Rp3,87 triliun.
"Kami bersyukur Waskita Karya dapat dilibatkan dalam pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari cita-cita Presiden Prabowo untuk menghapus kemiskinan ekstrem di dalam negeri," kata Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita dalam keterangannya, Kamis (15/1).
Proyek SR yang digarap Waskita tersebar di berbagai daerah, antara lain Sulawesi Selatan senilai Rp1,23 triliun, Jawa Timur Rp1,16 triliun, Sumatra Selatan Rp719,5 miliar, dan Aceh Rp757,05 miliar.
Fasilitas pendidikan ini mencakup gedung sekolah dari tingkat SD hingga SMA, asrama siswa dan guru, sarana olahraga, ibadah, serta gedung serbaguna. Ermy menegaskan komitmen Waskita Karya untuk menyelesaikan seluruh proyek sesuai jadwal.
"Kami memastikan bangunan menggunakan material ramah lingkungan serta metode kerja yang memperhatikan keselamatan dan efisiensi, sejalan dengan komitmen ESG," jelas Ermy.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan dalam groundbreaking SR Tahap II bahwa sekolah ini diharapkan mampu menjadi jalan keluar dari kemiskinan ekstrem. "Jangan pernah malu pada latar belakang orang tua kalian. Mereka berjuang tanpa lelah demi masa depan anak-anaknya," ujar Presiden Prabowo.(Marjudin/ AI)

Sumber : admin