- Nasdaq mencetak rekor setelah melonjak 2,26%, didorong saham teknologi dan AI.
- S&P 500 naik 1,49%, Dow Jones menguat 0,71%.
- AMD melesat 10% hingga kapitalisasi pasarnya menembus USD1 triliun.
Ipotnews - Bursa ekuitas Wall Street menghijau, Senin, dengan Nasdaq mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa didorong lonjakan saham Advanced Micro Devices (AMD) dan sejumlah perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Pada saat yang sama, imbal hasil US Treasury tersungkur dari level tertinggi sebelumnya, sementara harga minyak mentah anjlok ke posisi terendah dalam 11 hari.
Kejatuhan harga minyak terjadi di tengah spekulasi mengenai kemungkinan terobosan dalam perundingan terkait konflik Timur Tengah pada pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan ini.
Indeks berbasis luas S&P 500 ditutup melonjak 1,49% atau 114,20 poin menjadi 7.764,70, Nasdaq Composite Index melambung 2,26% atau 599,55 poin ke posisi 27.122,09, sedangkan Dow Jones Industrial Average menguat 0,71% atau 366,19 poin jadi 52.048,83, demikian laporan Reuters dan CNBC , di New York, Senin (21/9) atau Selasa (22/9) pagi WIB.
Berdasarkan data LSEG , S&P 500 pada sesi Jumat pekan lalu diperdagangkan pada sekitar 19 kali proyeksi laba, menjadi valuasi terendah sejak 2023. Sebagian besar kenaikan ekspektasi laba belakangan ini ditopang perusahaan-perusahaan teknologi besar yang terkait dengan AI.
Saham semikonduktor melompat. Intel melesat 12,2%, sedangkan Arm Holdings meroket 17%. Indeks saham semikonduktor PHLX juga naik 4,3%.
AMD melejit sekitar 10% hingga kapitalisasi pasarnya untuk pertama kali menembus USD1 triliun.
Kenaikan tersebut membawa Nasdaq mencatat penutupan rekor pertamanya sejak 2 Juni. Sementara itu, S&P 500 berakhir sekitar 0,4% di bawah rekor penutupan yang dicapai pada 13 Agustus.
Investor melihat sejumlah indikasi bahwa belanja terkait AI masih terus berkembang, meski peringatan mengenai aspek keamanan dari para pimpinan perusahaan raksasa AI sepekan sebelumnya sempat memicu aksi jual saham teknologi secara global.
Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun juga turun di bawah level psikologis 5%. Pada saat bersamaan, harga minyak mentah Brent jatuh di bawah USD100 per barel dan mencapai level terendah sejak 9 September, sebelum ditutup pada USD100,34 per barel.
Di tengah saling lempar ancaman antara Washington dan Teheran sepanjang akhir pekan, Presiden AS Donald Trump mengatakan terbuka untuk bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Pezeshkian diperkirakan menghadiri Sidang Majelis Umum PBB di New York pekan ini.
"Kita seolah sudah terbiasa mengikuti harga minyak dan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun. Jika melihat kedua faktor tersebut hari ini, keduanya telah bergeser dari hambatan menjadi pendorong bagi pasar, setidaknya dalam jangka pendek," kata Chief Market Strategist B. Riley Wealth, Art Hogan.
Saham Meta Platforms melonjak 11,4% setelah Wells Fargo menaikkan target harga saham perusahaan media sosial tersebut menyusul peluncuran asisten AI Muse.
Meski demikian, investor tetap mewaspadai prospek suku bunga. Federal Reserve pekan lalu menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun guna memerangi inflasi. Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, pelaku pasar memperkirakan peluang sekitar 50% untuk kenaikan suku bunga kembali bulan depan.
Setidaknya 10 pejabat bank sentral AS dijadwalkan menyampaikan pernyataan sepanjang pekan ini, yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya.
Saham perusahaan yang tercatat di Amerika Serikat dan memiliki eksposur terhadap Greenland juga menguat setelah terdapat perkembangan dalam negosiasi diplomatik antara AS dan Denmark mengenai status Greenland.
Greenland Mines melambung tiga kali lipat, sementara Greenland Energy lebih dari dua kali lipat.
Pertemuan tingkat tinggi AS-China, Kamis, juga menjadi perhatian investor. Agenda pertemuan dapat mencakup kemungkinan perpanjangan gencatan perdagangan antara kedua negara, konflik Iran, serta regulasi AI.
Sebuah laporan menyebutkan Amerika mengusulkan perpanjangan gencatan perdagangan selama enam bulan, sementara China menginginkan periode yang lebih panjang.
Bitcoin, yang menjadi salah satu indikator toleransi risiko investor, melonjak lebih dari 6% ke level tertinggi dalam lebih dari tujuh bulan. Kenaikan tersebut turut mengangkat saham Coinbase dan Strategy.
Di sisi lain, Paramount Skydance merosot hampir 3% setelah seorang sumber mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaan tersebut mencapai kesepakatan penyelesaian dengan California dan 11 negara bagian lainnya yang menggugat untuk memblokir merger senilai USD110 miliar dengan Warner Bros Discovery.
Delapan dari 11 indeks sektor dalam S&P 500 berakhir di area positif. Sektor jasa komunikasi memimpin kenaikan dengan lonjakan 4,16%, disusul sektor teknologi informasi yang melompat 2,4%.
Di dalam indeks S&P 500, jumlah saham yang menguat mengungguli saham yang melemah dengan rasio 1,4 banding 1.
S&P 500 mencatat tujuh saham mencapai level tertinggi baru dan 29 saham yang mencetak level terendah baru. Sementara itu, Nasdaq membukukan 64 saham yang mencetak rekor tertinggi baru dan 127 saham yang berada di level terendah baru.
Aktivitas perdagangan di bursa Wall Street juga relatif kuat. Sebanyak 16,5 miliar saham berpindah tangan, lebih tinggi dibandingkan rata-rata 16,2 miliar saham selama 20 sesi perdagangan sebelumnya. (Reuters/CNBC/Investing/AI)
Saham berkinerja terbaik Dow
-Nvidia Corporation (2,29%)
-Amgen Inc (1,95%)
-Amazon.com Inc (1,87%)
Saham berkinerja terburuk
-Chevron Corp (-2,79%)
-Coca-Cola Co (-1,28%)
-Travelers Companies (-0,93%)
Saham berkinerja terbaik S&P 500
-Akamai Technologies Inc (12,33%)
-Moderna Inc (12,26%)
-Intel Corporation (12,14%)
Saham berkinerja terburuk
-Mohawk Industries Inc (-7,00%)
-Marathon Petroleum Corp (-5,30%)
-Valero Energy Corporation (-4,84%)
Saham berkinerja terbaik Nasdaq
-Greenland Mines Ltd (230,53%)
-Greenland Energy Co (140,96%)
-Black Titan Corp (117,75%)
Saham berkinerja terburuk
-SMX Security Matters Ord Shs Class A (-35,45%)
-Moleculin Biotech Inc (-32,71%)
-Delixy Holdings Ltd (-30,49%)
Sumber : Admin