- Wall Street ditutup menguat pada Jumat didorong optimisme tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran serta debut spektakuler saham SpaceX
- SpaceX mencatat kapitalisasi pasar sebesar US$2,1 triliun setelah harga sahamnya ditutup di US$160,95, jauh di atas harga IPO US$135 per saham
- Investor kini fokus pada pertemuan Federal Reserve pekan depan, sementara ketiga indeks utama Wall Street berhasil mencatat kenaikan sekitar 7%
Ipotnews - Saham-saham Amerika Serikat ditutup menguat pada Jumat (12/6) seiring investor tetap berharap tercapainya kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat. Serta faktor melonjaknya saham SpaceX pada debut perdagangannya yang menjadikannya pencatatan saham publik terbesar dalam sejarah Wall Street.
Amerika Serikat dan Iran mengisyaratkan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang mereka sudah dekat. Seorang pejabat senior pemerintahan AS menyatakan bahwa rancangan proposal telah tersedia dan disukai oleh kedua belah pihak. Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah beberapa kali menyatakan sejak pertengahan Maret bahwa kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang sudah dekat.
Pelaku pasar tertuju pada saham SpaceX yang mulai diperdagangkan di Nasdaq pada Jumat. Saham perusahaan tersebut ditutup naik 19,2% pada level US$160,95, jauh di atas harga IPO sebesar US$135 per saham. Kapitalisasi pasarnya terakhir tercatat sebesar US$2,1 triliun.
Saham perusahaan antariksa lainnya yang sebelumnya melonjak menjelang debut SpaceX justru melemah pada Jumat. Saham Rocket Lab turun 10,8%, sementara Intuitive Machines merosot 13,1% dan Planet Labs turun 8,8%.
Kemajuan yang dilaporkan dalam pembicaraan damai membantu meningkatkan sentimen pasar, kata Jake Dollarhide, Chief Executive Officer Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma.
"Masih ada harapan untuk kesepakatan damai. Trump membatalkan serangan. Pihak ketiga mengonfirmasi bahwa kesepakatan damai sedang berlangsung." Menurutnya, hal tersebut memberikan tekanan pada harga minyak dan mengurangi kekhawatiran mengenai inflasi serta suku bunga yang lebih tinggi.
Investor juga menantikan pertemuan kebijakan Federal Reserve pekan depan, yang akan menjadi pertemuan pertama di bawah kepemimpinan Kevin Warsh. Pelaku pasar akan mencari petunjuk mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga, mengingat kontrak berjangka suku bunga Fed menunjukkan peluang kenaikan sebesar 55% pada Desember.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 353,51 poin atau 0,70% menjadi 51.202. Indeks S&P 500 bertambah 37,16 poin atau 0,50% menjadi 7.431. Sementara itu, Nasdaq Composite menguat 79,18 poin atau 0,31% menjadi 25.888.
Indeks saham berkapitalisasi kecil Russell 2000 mencatat rekor penutupan tertinggi sepanjang masa. Pasar saham juga mencatat kenaikan sepanjang pekan, dengan ketiga indeks utama masing-masing menguat sekitar 7% selama periode tersebut.
Namun, dana saham AS mencatat arus keluar mingguan pertama dalam tiga pekan terakhir. Dan awal pekan ini indeks teknologi mengonfirmasi fase koreksi. Para analis meyakini sebagian pelemahan terbaru disebabkan oleh aksi investor yang mengurangi kepemilikan saham menjelang debut SpaceX. SpaceX kini berada di jajaran perusahaan publik terbesar di Amerika Serikat.
Mike Dickson, Kepala Riset dan Strategi Kuantitatif Horizon Investments di Charlotte, North Carolina, mengaku terkejut dengan minimnya volatilitas saham SpaceX sejauh ini, mengingat besarnya antusiasme terhadap IPO perusahaan tersebut.
IPO perusahaan kecerdasan buatan OpenAI dan Anthropic juga sangat dinantikan pada akhir tahun ini. IPO SpaceX Memicu Reli Saham-Saham Antariksa. SpaceX, yang juga mencakup Starlink dan xAI, telah menunjukkan karakteristik yang berbeda dari berbagai konvensi Wall Street. Namun demikian, sejumlah analis menyampaikan kehati-hatian terhadap fundamental perusahaan tersebut, yang membukukan kerugian tahunan lebih dari US$4 miliar pada tahun lalu.
"Sentimen bisa dengan mudah berubah negatif karena SpaceX benar-benar dinilai terlalu mahal pada level saat ini," kata Dollarhide.
Grafik yang membandingkan rasio harga terhadap penjualan (price-to-sales ratio) SpaceX dengan perusahaan teknologi besar dan perusahaan antariksa. Saham Tesla, perusahaan lain milik Elon Musk yang diperdagangkan dengan valuasi premium terhadap laba, ditutup naik 1,8%. Di sisi lain, saham Adobe merosot 6,8% setelah keluarnya Direktur Keuangan (CFO) Dan Durn.
Jumlah saham yang menguat melampaui saham yang melemah dengan rasio 2,07 banding 1 di Bursa Efek New York ( NYSE ). Tercatat 372 saham mencetak level tertinggi baru dan 66 saham mencatat level terendah baru di NYSE .
Di Nasdaq, sebanyak 2.678 saham naik dan 2.185 saham turun, sehingga rasio saham yang menguat dibanding yang melemah mencapai 1,23 banding 1. Indeks S&P 500 mencatat 35 level tertinggi baru dalam 52 minggu dan 10 level terendah baru, sementara Nasdaq Composite mencatat 200 level tertinggi baru dan 112 level terendah baru.
Volume perdagangan di bursa-bursa Amerika Serikat mencapai 19,73 miliar saham, dibandingkan rata-rata 20,7 miliar saham per sesi perdagangan selama 20 hari perdagangan terakhir.
(reuters)
Sumber : admin