- Nasdaq naik 1,05% ke rekor, S&P 500 +0,66%.
- Nvidia naik 2,1% ke rekor, Microsoft +1,5%.
- Peluang kenaikan suku bunga The Fed Oktober turun ke 24%.
Ipotnews - Bursa ekuitas Wall Street melompat, Senin, dengan indeks Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi baru, ditopang penguatan saham Nvidia dan Microsoft. Investor juga memanfaatkan penurunan harga minyak serta mulai mengantisipasi musim laporan keuangan kuartal ketiga.
Nasdaq membukukan penguatan tajam untuk hari kedua berturut-turut setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan, Jumat, meredam ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam pertemuan kebijakan bulan ini.
S&P 500 juga menghijau dan hanya berjarak sekitar 0,3% dari rekor penutupan yang dicapai pada 13 Agustus, demikian laporan Reuters dan Investing, di New York, Senin (5/10) atau Selasa (6/10) pagi WIB.
Indeks berbasis luas S&P 500 ditutup naik 0,66% atau 51,23 poin menjadi 7.773,95, Nasdaq Composite Index melonjak 1,05% atau 286,44 poin jadi 27.477,31, sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,18% atau 90,94 poin ke posisi 51.267,90.
Penutupan rekor Nasdaq sebelumnya tercatat pada 22 September.
Dari 11 sektor dalam S&P 500, sebanyak 10 di antaranya berakhir di zona hijau. Sektor material memimpin dengan kenaikan 1,22%, disusul sektor jasa komunikasi yang melesat 1,14%.
Saham Nvidia, salah satu perusahaan utama dalam ekosistem kecerdasan buatan (AI), melambung 2,1% dan juga mencatat rekor penutupan. Kapitalisasi pasar Nvidia kini mencapai USD5,76 triliun.
Microsoft melonjak 1,5%, sementara Meta Platforms dan Tesla masing-masing menguat sekitar 2%.
Harga minyak melemah setelah ekspor minyak mentah dari Timur Tengah meningkat dan negara-negara Group of Seven (G7) berkomitmen meningkatkan pasokan.
"Dengan kalender data ekonomi yang relatif sepi dan laporan keuangan baru akan dimulai sekitar sepekan lagi, investor benar-benar mencari sesuatu yang positif untuk dijadikan pegangan, dan jelas mereka melihat harga energi yang lebih rendah," kata Art Hogan, Kepala Strategi Pasar B. Riley Wealth.
Bank Buka Musim Laporan Keuangan
Musim laporan keuangan kuartal III akan dimulai pekan depan dengan laporan dari sejumlah bank kakap Amerika Serikat.
Menurut data LSEG , analis rata-rata memperkirakan laba emiten dalam indeks S&P 500 melejit lebih dari 30% secara tahunan, terutama didorong perusahaan yang terkait dengan AI.
Setelah data ketenagakerjaan Jumat menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja Amerika melambat lebih dari ekspektasi pada September, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga the Fed pada pertemuan Oktober hanya 24%, anjlok dari 70% sepekan sebelumnya, berdasarkan FedWatch Tool CME Group.
Di antara saham korporasi, PTC meroket 33% setelah Schneider Electric, Prancis, sepakat mengakuisisi perusahaan perangkat lunak tersebut melalui transaksi tunai senilai USD22,6 miliar.
Optimisme terhadap kinerja laba perusahaan yang kuat membantu saham Wall Street mengungguli pasar global dalam enam bulan terakhir, meski imbal hasil US Treasury meningkat dan harga minyak lebih tinggi akibat perang AS dengan Iran.
Saham RXO melonjak lebih dari 22% setelah perusahaan logistik C.H. Robinson Worldwide sepakat mengakuisisi broker transportasi tersebut melalui transaksi saham dan tunai senilai USD5,8 miliar. Saham C.H. Robinson justru merosot hampir 11%.
Saham Cerebras Systems melompat 9% setelah CEO OpenAI Sam Altman menyebut pabrikan chip tersebut sebagai "mitra dekat" dan mengatakan kedua perusahaan memiliki keterlibatan yang mendalam dalam mendorong batas kecepatan teknologi.
Di dalam indeks S&P 500, saham yang menguat mengungguli yang turun dengan rasio 1,7 banding 1.
S&P 500 mencatat 13 saham yang mencapai level tertinggi baru dan 20 saham yang mencetak level terendah baru. Sementara itu, Nasdaq membukukan 57 saham yang mencapai rekor tertinggi baru dan 243 saham yang menyentuh level terendah baru.
Aktivitas perdagangan di bursa Wall Street relatif sepi. Volume transaksi mencapai 16,8 miliar saham, di bawah rata-rata 17,3 miliar saham dalam 20 sesi terakhir. (Reuters/Investing/CNBC/AI)
Saham berkinerja terbaik Dow
-Visa Inc Class A (2,51%)
-Nvidia Corporation (2,12%)
-Unitedhealth Group (1,80%)
Saham berkinerja terburuk
-Merck & Company Inc (-3,30%)
-Salesforce Inc (-2,09%)
-Johnson & Johnson (-1,21%)
Saham berkinerja terbaik S&P 500
-PTC Inc (33,49%)
-Charles River Laboratories International, Inc (7,09%)
-Moderna Inc (6,95%)
Saham berkinerja terburuk
-CH Robinson Worldwide Inc (-10,81%)
-Lennar Corporation Class A (-6,73%)
-Chipotle Mexican Grill Inc (-4,67%)
Saham berkinerja terbaik Nasdaq
-Veea Inc (71,77%)
-PDS Biotechnology Corp (60,32%)
-Heartbeam Inc (50,53%)
Saham berkinerja terburuk
-Wheeler Real Estate Investment Trust Inc (-47,34%)
-Sono Group NV (-39,66%)
-Sunshine Biopharma Inc (-36,98%)
Sumber : Admin