Investor Cermati Dampak Tarif terhadap Kinerja Perusahaan dan Ekonomi, Bursa Wall Street Tergelincir
Wednesday, August 06, 2025       04:22 WIB

Ipotnews - Bursa ekuitas Wall Street berakhir di zona merah, Selasa, karena investor mempertimbangkan dampak tarif setelah Yum Brands dan perusahaan lain menyebutkan bea masuk perdagangan dalam laporan keuangan atau prospek mereka.
Dow Jones Industrial Average ditutup turun 61,90 poin, atau 0,14%, menjadi 44.111,74, S&P 500 melemah 30,75 poin, atau 0,49%, menjadi 6.299,19, dan Nasdaq Composite Index melorot 137,03 poin, atau 0,65%, menjadi 20.916,55, demikian laporan  Reuters  dan  Investing,  di New York, Selasa (5/8) atau Rabu (6/8) pagi WIB.
Defisit perdagangan Amerika Serikat menyempit pada Juni karena penurunan tajam impor barang konsumsi, dan kesenjangan perdagangan dengan China menyusut ke level terendah dalam lebih dari 21 tahun.
Selain itu, indikator aktivitas di sektor jasa AS mengalami stagnasi sepanjang Juli, dengan pelaku bisnis mengatakan pajak impor baru mendorong biaya menjadi lebih tinggi.
Saham induk KFC, Yum Brands, anjlok 5,1% setelah perusahaan itu gagal mencapai estimasi untuk kuartal kedua, karena bea masuk perdagangan yang tinggi membatasi belanja konsumen.
Caterpillar memperingatkan tarif AS akan menimbulkan tantangan signifikan pada paruh kedua tahun ini dan merugikan perusahaan hingga USD1,5 miliar pada 2025, tetapi sahamnya berakhir naik 0,1%.
Komentar tersebut muncul di penghujung musim laporan keuangan kuartal kedua, di mana sekitar 80% laporan dari perusahaan S&P 500 melampaui ekspektasi laba analis.
"Jika kita melihat hasilnya, trennya berada di atas low-bar expectations," kata Terry Sandven, Chief Equity Strategist U.S. Bank Wealth Management di Minneapolis, Minnesota.
"Dampak tarif masih dalam proses. Kami tidak melihat dampak yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan dengan tarif. Namun, kami tahu bahwa tarif akan segera diberlakukan."
Selasa, Trump mengatakan Amerika Serikat dapat mengenakan "tarif kecil" pada impor farmasi sebelum menaikkan tarif selanjutnya. Dia juga mengisyaratkan pengumuman tarif untuk semikonduktor dan chip "minggu depan atau lebih."
"Pergerakan pasar hari ini mencerminkan investor yang hanya dalam mode jeda," kata Sandven, mencatat bahwa latar belakang ekuitas tetap konstruktif untuk tahun ini.
S&P 500 dan Nasdaq mencatat serangkaian rekor tertinggi baru-baru ini, dan S&P 500 tetap melonjak 7,1% untuk sejauh tahun ini.
Dalam berita terkait kinerja keuangan lainnya, Marriott International memangkas proyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba setahun penuh, serta mengisyaratkan melambatnya permintaan perjalanan dan ketidakpastian ekonomi. Sahamnya ditutup naik 0,2%.
Meski periode laporan keuangan akan segera berakhir, investor menantikan lebih banyak hasil penting, Rabu, dengan Walt Disney dan McDonald's akan merilis kinerja kuartalannya.
Jumlah saham yang naik lebih banyak daripada yang turun dengan rasio 1,27 banding 1 di NYSE . Terdapat 158 titik tertinggi baru dan 67 titik terendah baru di NYSE .
Di Nasdaq, 2.216 saham menguat dan 2.365 saham melemah di mana jumlah yang turun melebihi yang naik dengan rasio 1,07 banding 1.
Volume perdagangan di bursa Wall Street mencapai 16,29 miliar lembar saham, dibandingkan rata-rata sekitar 18,33 miliar lembar saham untuk sesi perdagangan penuh selama 20 hari perdagangan terakhir. (ef)
Saham berkinerja terbaik di Dow
-Unitedhealth Group (4,16%)
-3M Company (1,54%)
-Chevron Corp (1,32%)
Saham berkinerja terburuk
-Salesforce Inc (-1,91%)
-McDonald's Corporation (-1,79%)
-Microsoft Corporation (-1,47%)
Saham berkinerja terbaik di S&P 500
-Axon Enterprise Inc (16,41%)
-Palantir Technologies Inc (7,87%)
-Leidos Holdings Inc (7,45%)
Saham berkinerja terburuk
-Gartner Inc (-27,55%)
-Vertex Pharmaceuticals Inc (-20,61%)
-Transdigm Group Incorporated (-11,94%)
Saham berkinerja terbaik di Nasdaq
-Mackenzie Realty Capital Inc (864,71%)
-Y mAbs Therapeutics (103,34%)
-Visionary Education Technology Holdings Group Inc (90,27%)
Saham berkinerja terburuk
-SMX Security Matters Ord Shs Class A (-35,36%)
-Ichor Holdings Ltd (-30,19%)
-Mesa Laboratories Inc (-24,92%)

Sumber : Admin

berita terbaru
Saturday, Aug 30, 2025 - 16:43 WIB
Katanya Harga Emas Bisa Segini
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:44 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of OBMD
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:39 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of MINE
Saturday, Aug 30, 2025 - 15:36 WIB
Financial Statements 2Q 2025 of ADMR
Saturday, Aug 30, 2025 - 14:22 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Tipis Sepanjang Pekan Ini