CDIA Bagikan Dividen Interim USD 10 Juta, Cum Dividen 30 Sep 2026
Wednesday, September 23, 2026       04:52 WIB

AI News - PT Chandra Daya Investasi Tbk mengumumkan pembagian dividen tunai interim total USD10 juta (sekitar Rp1,422181 per saham) untuk tahun buku 2026, dengan tanggal cum dividen pada 30 September 2026 dan pembayaran dijadwalkan 22 Oktober 2026.

Poin Penting

  • Total dividen interim: USD 10 juta.
  • Dividen per saham: Rp 1,422181.
  • Cum dividen reguler: 30 September 2026; cum dividen pasar tunai: 2 Oktober 2026.
  • Tanggal pembayaran: 22 Oktober 2026.
  • Laba bersih yang dapat diatribusikan pada 30 Juni 2026: USD 17,287,439.

Mengapa Membagikan Dividen Interim Besar pada Tahun Buku 2026?


memutuskan pembagian dividen interim karena mencatat laba bersih kuat dan saldo laba ditahan yang sangat besar. EmitenNews mencatat bahwa laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mencapai USD 17,287,439, sementara saldo laba ditahan sebesar USD 98,899,055 dan total ekuitas mencapai USD 1,107,143,094 per 30 Juni 2026. Ketersediaan dana ini memberi manajemen ruang untuk mengembalikan nilai kepada pemegang saham tanpa mengganggu rencana investasi infrastruktur jangka panjang. Dengan kondisi keuangan yang solid, perusahaan menilai pembagian dividen interim sebagai cara yang tepat untuk meningkatkan kepercayaan investor. Dampaknya, pemegang saham memperoleh aliran kas langsung, sementara profil likuiditas tetap terjaga untuk mendukung proyek-proyek strategis grup Barito.

Apa Jadwal Cum dan Ex Dividen serta Tanggal Pembayaran Bagi Pemegang Saham?


Jadwal cum dividen ditetapkan pada 30 September 2026 untuk pasar reguler dan 2 Oktober 2026 untuk pasar tunai, sementara tanggal ex dividen masing-masing jatuh pada 1 Oktober 2026 (reguler) dan 5 Oktober 2026 (tunai). Kompas melaporkan bahwa proses pencairan dan pembayaran dividen tunai akan dilakukan pada 22 Oktober 2026, dengan hak atas dividen diberikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham sampai pukul 16.00 WIB tanggal 2 Oktober 2026. Penetapan tanggal-tanggal ini memastikan semua pihak memiliki kepastian administrasi sebelum pembayaran final. Bagi investor, kepastian tanggal membantu perencanaan arus kas dan pelaporan pajak, serta mengurangi risiko kehilangan hak dividen akibat perdagangan setelah tanggal ex.

Bagaimana Mekanisme Pembayaran Dividen dan Kewajiban Pajak Bagi Pemegang Saham?


Pembayaran dividen dilakukan melalui transfer langsung ke rekening bagi pemegang saham dengan saham berbentuk warkat, atau melalui KSEI bagi yang menyimpan saham secara kolektif pada rekening efek. Kompas menjelaskan bahwa pemegang saham harus menyerahkan surat mandat dividen beserta dokumen identitas ( NPWP untuk wajib pajak dalam negeri atau Surat Keterangan Domisili untuk luar negeri) paling lambat 2 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, pajak penghasilan dipotong secara otomatis dari jumlah dividen; tarif standar 20 % berlaku bagi pemegang saham luar negeri tanpa perjanjian penghindaran pajak berganda, sementara tarif lebih rendah dapat diterapkan bila ada perjanjian yang relevan dan dokumen pendukung diserahkan. Kewajiban pajak tersebut menjadi beban bagi pemegang saham yang berhak, menegaskan pentingnya kepatuhan administratif untuk menghindari pemotongan tarif maksimal.

 Disclaimer: This article was produced automatically by Artificial Intelligence (AI) through the compilation and synthesis of information from multiple news sources. It is not independent reporting and does not constitute investment advice. 


Sumber : AI News