Net Sell Asing Tembus Rp 102,9 Triliun YTD di Pasar Reguler BEI
Thursday, September 24, 2026       04:20 WIB

AI News - Investor asing mencatat net sell kumulatif sebesar Rp 102,9 triliun di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 23 September 2026, dengan penjualan bersih harian Rp 460,7 miliar, sementara total nilai transaksi pasar mencapai Rp 12,8 triliun meski indeks IHSG naik 1,5 % ke 6.374,9 pada penutupan sesi.

Poin Penting

  • Total net sell YTD di pasar reguler: Rp 102,9 triliun.
  • Net sell harian pada 23 Sept 2026: Rp 460,7 miliar.
  • Net sell terbesar pada saham : Rp 187,6 miliar.
  • Net sell pada : Rp 128,7 miliar; pada : Rp 124,6 miliar.
  • Net buy terbesar oleh asing tercatat pada : Rp 106,7 miliar.

Mengapa Investor Asing Tetap Menjual Meskipun IHSG Naik?


Investor asing melanjutkan aksi jual karena mereka memanfaatkan peluang profit setelah keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga di 5,75 % dan mengurangi ketidakpastian kebijakan moneter. Menurut Hendra Wardana, menurut Investor.id, kenaikan IHSG lebih mencerminkan aktivitas bargain hunting serta perbaikan sentimen domestik ketimbang aliran dana masuk baru. Data menunjukkan net sell harian Rp 460,7 miliar, sementara sektor keuangan tetap menguat, menandakan bahwa penjualan tidak didorong oleh fundamental perusahaan melainkan oleh rebalancing portofolio. Dampaknya, tekanan jual tetap memberi beban pada likuiditas saham-saham perbankan meski indeks utama mencatat kenaikan 1,5 %, sehingga pasar harus menyeimbangkan antara pergerakan harga dan arus keluar modal asing.

Apa Dampak Besar Net Sell Terhadap Sektor Keuangan dan Teknologi?


Penjualan bersih asing menekan saham-saham perbankan utama namun tidak menghentikan kenaikan sektor keuangan secara keseluruhan pada penutupan hari itu. Investor.id melaporkan bahwa sektor keuangan naik 0,56 % meskipun , , dan tercatat net sell masing-masing Rp 187,6 miliar, Rp 128,7 miliar, dan Rp 15,99 miliar. Sektor teknologi juga tetap positif dengan peningkatan 0,55 % meski mengalami net sell Rp 124,6 miliar. Kombinasi ini menandakan bahwa investor domestik mungkin menambah posisi di saham-saham lain, mengimbangi tekanan dari penjual asing. Bagi pelaku pasar, persentase pertumbuhan sektor menunjukkan bahwa peluang alokasi ulang masih ada, namun volatilitas pada saham-saham perbankan dan telekomunikasi dapat meningkat bila aksi jual berlanjut.

Bagaimana Net Sell Sesi I Dibandingkan dengan Net Sell Seluruh Hari?


Net sell pada sesi I tercatat Rp 335,80 miliar, lebih rendah dibandingkan total net sell harian Rp 460,7 miliar yang dilaporkan kemudian pada sesi penuh. CNBC Indonesia mencatat nilai transaksi asing sesi I sebesar Rp 3,95 triliun dengan net sell Rp 2,14 triliun, sedangkan Investor.id menyebutkan net sell seluruh hari Rp 460,7 miliar, menandakan bahwa tekanan jual intensif kembali pada sesi kedua. Perbedaan ini mencerminkan pergeseran sentimen setelah pasar menunggu keputusan suku bunga BI, di mana sebagian besar penjualan terpusat pada saham perbankan dan telekomunikasi. Akibatnya, meski IHSG berhasil menutup di zona hijau, arus keluar modal asing tetap signifikan dan dapat memengaruhi likuiditas serta volatilitas pada sesi berikutnya.

 Disclaimer: This article was produced automatically by Artificial Intelligence (AI) through the compilation and synthesis of information from multiple news sources. It is not independent reporting and does not constitute investment advice. 


Sumber : AI News