Nikkei Naik 2,4% ke Level Tertinggi Tiga Bulan pada 5 Oktober 2026
Monday, October 05, 2026       22:50 WIB

AI News - Indeks saham utama Jepang, Nikkei 225, melesat 2,4% pada penutupan Senin 5 Oktober 2026, mencatat level tertinggi sejak 1 Juli dengan nilai akhir sekitar 69.947, didorong kuat oleh saham-saham yang terkait kecerdasan buatan (AI).

Poin Penting

  • Nikkei 225 naik 2,4% ke sekitar 69.947, menandai level tertinggi sejak 1 Juli.
  • Indeks Topix meningkat 1,33% menjadi 4.145,22.
  • Saham AI terdepan: Advantest (+4,3%-4,5%), Tokyo Electron (+5,5%-5,7%), SoftBank Group (+2,96%-3,68%).
  • Dari lebih dari 1.500 saham utama, 53%-55% naik, 40%-42% turun, dan 3% tetap datar.
  • Kurs dolar AS berada di kisaran 157,92 yen per dolar.

Mengapa Saham AI Menjadi Pendorong Utama Penguatan Nikkei?


Investor menumpuk posisi pada saham-saham yang berkaitan dengan AI, sehingga menggerakkan indeks utama ke atas, sebagaimana dijelaskan oleh Mamoru Shimode, kepala strategi Resona Asset Management, dalam laporan Kontan. Penguatan ini dipicu oleh aksi beli yang terjadi setelah pasar Wall Street menguat pada akhir pekan, menambah optimisma terhadap teknologi AI di Jepang. Saham Advantest naik sekitar 4,5% dan Tokyo Electron menguat lebih dari 5,5%, sementara SoftBank Group mencatat kenaikan hampir 3%, mencerminkan aliran likuiditas ke sektor yang dipandang memiliki pertumbuhan jangka panjang. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun sentimen secara keseluruhan lebih selektif dibandingkan awal tahun, ekspektasi terhadap adopsi AI tetap kuat, yang pada akhirnya mendorong indeks Nikkei menembus level tertinggi tiga bulan.

Bagaimana Kinerja Sektor Teknologi Chip Mempengaruhi Indeks?


Sejumlah saham semikonduktor mencatat kenaikan signifikan, memperkuat kontribusi teknologi terhadap penguatan pasar, menurut Pasardana yang mengutip data Reuters. Renesas Electronics memimpin dengan lonjakan 8,03%, diikuti oleh Advantest yang naik 4,32% dan Tokyo Electron yang bertambah 5,5%, menjadikan chip sebagai motor penggerak utama. Kioxia, produsen memori, hanya mencatat kenaikan tipis di bawah 1%, mencerminkan tekanan pasar meski masih berada jauh di bawah level tertinggi pertengahan Juni. Peningkatan sektor chip ini selaras dengan ekspektasi permintaan global untuk komponen AI, sehingga menambah bobot positif pada Nikkei dan Topix. Dengan hampir setengah dari total saham yang naik, keberhasilan perusahaan chip menegaskan peran pentingnya dalam mendongkrak sentimen pasar Jepang secara keseluruhan.

Apa Implikasi Kenaikan Nikkei Terhadap Sentimen Pasar Asia?


Kenaikan Nikkei berbarengan dengan pergerakan positif di pasar Asia lainnya, menandakan sinyal bullish regional, seperti dilaporkan Pasardana. Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang naik 1,1%, sementara Shanghai Composite meningkat 0,31% menjadi 3.842,2. Di sisi lain, S&P/ASX 200 di Australia hampir datar, dan pasar Thailand melemah, mencerminkan perbedaan reaksi terhadap data ekonomi global. Nilai tukar yen yang tetap lemah pada 157,92 per dolar menambah tekanan pada ekspor Jepang namun mendukung investor asing yang mencari aset berbasis yen. Secara keseluruhan, peningkatan Nikkei memperkuat optimisma investor terhadap sektor teknologi, terutama AI, dan dapat menarik aliran modal lintas-batas ke pasar ekuitas Jepang, sekaligus meningkatkan likuiditas regional dalam minggu ini.

 Disclaimer: This article was produced automatically by Artificial Intelligence (AI) through the compilation and synthesis of information from multiple news sources. It is not independent reporting and does not constitute investment advice. 


Sumber : AI News