BBCA Dihajar Asing Lagi, Net Sell Tembus Rp 959,3 Miliar
Thursday, January 22, 2026       20:18 WIB

Jakarta, CNBC Indonesia -- Tekanan jual investor asing kembali membayangi pasar saham Tanah Air. Pada perdagangan hari ini, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) jumbo, dengan sahamBank Central Asia () menjadi sasaran utama.
Berdasarkan data perdagangan,net foreign sellpada perdagangan hari ini, Kamis (22/1/2026) mencapai Rp 1,33 triliun. Asing tercatat melakukan aksi jual senilai Rp 13,41 triliun dan beli Rp 12,08 triliun.
menempati posisi teratas sebagai saham dengan net sell asing terbesar, mencapai Rp959,3 miliar. Nilai jual asing di saham ini tercatat mencapai Rp2 triliun, sementara pembelian hanya sebesar Rp1,04 triliun.
Dalam empat hari terakhir, selalu menempati posisi teratas saham dengannet foreign sellterbesar. Pada 19 Januari 2026,net sellasing di bank milik Djarumsenilai Rp 444,7 miliar. Lalu pada 20-21 Januari 2026,net sellasing di mencapai Rp 267,8 miliar dan Rp 959,3 miliar.
Tekanan jual asing pun membuat saham kembali koreksi. turun 0,65% atau 50 poin ke level 7.650.
Di posisi berikutnya, asing juga melepas saham Bank Mandiri () dengan nilai net sell mencapai Rp317,1 miliar, disusul Aneka Tambang () yang dilego asing sebesar Rp127,1 miliar. Tekanan jual juga masih terjadi pada saham Bank Rakyat Indonesia () sebesar Rp122,2 miliar dan Bank Negara Indonesia () senilai Rp107 miliar.
Investor asing juga mencatatkan net sell pada GoTo Gojek Tokopedia () sebesar Rp74,6 miliar, serta Cisarua Mountain Dairy () senilai Rp75,3 miliar.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) kembali mengalami koreksi hari ini, setelah pada awal perdagangan sempat melesat lebih dari 1%.
Indeks ditutup turun 0,2% atau 18,15 poin ke level 8.992,18. Sebanyak 360 saham naik, 353 turun, dan 245 tidak bergerak.
(mkh/mkh)

Sumber : www.cnbcindonesia.com