BBCA Ditinggal Asing! Net Sell Tembus Rp 2,44 Triliun
Thursday, January 22, 2026       09:55 WIB

Jakarta, CNBC Indonesia -- Dalam tiga hari terakhir atau 19-21 Januari 2026, aliran dana asing senilai Rp 2,71 triliun mengalir keluar dari pasar modal Tanah Air.
Bank Central Asia () menjadi saham yang mendapat tekanan jual asing terbesar. Net foreign sell saham bank milik Djarum tersebut mencapai Rp 2,44 triliun, jauh di atas saham lain.
Rata-rata harga jual asing di saham Rp 7.918,5 dan rata-rata harga beli Rp 7.997,4. Harga saham pun terkoreksi 4,94% pada periode yang sama, seiring dengan aksi jual asing tersebut.
Saham pada perdagangan hari ini, Rabu (21/1/2026) ditutup turun 300 poin atau 3,75% ke level 7.700. Pelemahan paling dalam di antara big bank lain.
saat ini sudah keluar dari area konsolidasi 8.000-8.100. Selain itu indikator RSI turun ke kisaran 33 atau mendekati area oversold, mencerminkan pelemahan jangka pendek kemungkinan masih berlanjut.
Di posisi kedua, Bumi Resources () mencatat net sell asing Rp 1,25 triliun dengan rata-rata harga jual 388. Saham terpantau turun 5,85% dalam tiga hari terakhir.
Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada 19-21 Januari 2026:
PT Bank Central Asia Tbk () - Rp 2,44 triliun
PT Bumi Resources Tbk () - Rp 1,25 triliun
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk () - Rp 285,8 miliar
PT Barito Pacific Tbk () - Rp 208,1 miliar
PT Darma Henwa Tbk () - Rp 189,5 miliar
PT Indika Energy Tbk () - Rp 186 miliar
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk () - Rp 146,9 miliar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk () - Rp 146,5 miliar
PT Timah Tbk () - Rp 142,9 miliar
PT Archi Indonesia Tbk () - Rp 138,1 miliar
(mkh/mkh)

Sumber : www.cnbcindonesia.com