BSDE Terbitkan Obligasi dan Sukuk, Tawarkan Kupon hingga 6,5%
Tuesday, December 02, 2025       13:52 WIB

JAKARTA, investor.id -PT Bumi Serpong Damai Tbk () menerbitkan dan menawarkan obligasi berkelanjutan IV tahap II tahun 2025 dengan jumlah pokok sebesar Rp 1,25 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) IV dengan target dana yang dihimpun mencapai Rp 2 triliun.
Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan manajemen kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), menawarkan obligasi yang dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) dan ditawarkan dengan nilai 100% dalam empat seri yang terdiri dari Seri A, B, C, dan D.
Untuk Obligasi Seri A, menawarkan sebesar Rp 73,40 miliar dengan kupon atau tingkat bunga sebesar 5,50% per tahun. Jangka waktu Seri A adalah tiga bulan terhitung sejak tanggal emisi. Lalu, untuk Obligasi Seri B, perseroan menawarkan sebesar Rp 458,20 miliar dengan bunga sebesar 6% per tahun. Jangka waktu Seri B adalah lima tahun terhitung sejak tanggal emisi.
Selanjutnya, untuk Obligasi Seri C, menawarkan sebesar Rp 509,25 miliar dengan tingkat bunga sebesar 6,25% per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri C adalah tujuh tahun terhitung sejak tanggal emisi. Terakhir, Obligasi Seri D, menawarkan sebesar Rp 210 miliar dengan kupon maksimum hingga 6,50% per tahun. Jangka waktu Seri D adalah 10 tahun terhitung sejak tanggal emisi.
Terbitkan Sukuk Ijarah
Selain menggelar penawaran obligasi, emiten properti ini juga menerbitkan dan menawarkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II tahap II tahun 2025 dengan sisa imbalan ijarah sebesar Rp 500 miliar. Penawaran sukuk ijarah ini merupakan bagian dari PUB Sukuk Ijarah Berkelanjutan II dengan target dana yang dihimpun sejumlah Rp 1 triliun.
Berbeda dengan obligasi, hanya membagi penawaran sukuk ijarah dalam dua seri yakni Seri A dan B. Pada Seri A, perseroan menawarkan sisa imbalan sukuk ijarah sebesar Rp 340 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 21,25 miliar per tahun atau ekuivalen 6,25% per tahun. Jangka waktu tujuh tahun terhitung sejak tanggal emisi.
Sedangkan untuk Seri B, perseroan menawarkan sisa imbalan sukuk ijarah sebesar Rp 160 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 10,4 miliar per tahun atau ekuivalen 6,50% per tahun, berjangka waktu 10 tahun terhitung sejak tanggal emisi.
"Obligasi Berkelanjutan IV tahap III dan/atau tahap selanjutnya dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II tahap III dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian," tulis manajemen dalam prospektus, dikutip Selasa (2/12/2025).
Rencana Penggunaan Dana dan Jadwal
akan menggunakan dana yang terhimpun dari penerbitan dan penawaran obligasi sekitar 84,9% untuk membayar lebih awal pokok yang timbul dari penggunaan fasilitas term loan dari PT Bank Tabungan Negara Tbk (). Kemudian, sekitar 15,1% dipakai untuk membayar lebih awal pokok yang timbul dari penggunaan fasilitas term loan dari PT Bank Permata Tbk ().
Sementara dana yang diperoleh dari penawaran sukuk ijarah setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja seperti membayar gaji karyawan, beban penjualan, dan beban umum administrasi.
Sesuai jadwal, penggalangan dana melalui skema penerbitan obligasi dan sukuk ijarah ini mulai efektif sejak 15 September 2025. Masa penawaran umum obligasi dan sukuk ijarah pada 10-12 Desember 2025; tanggal penjatahan 15 Desember 2025; tanggal pengembalian uang pemesanan 17 Desember 2025; tanggal distribusi obligasi dan sukuk ijarah secara elektronik pada 17 Desember 2025; dan pencatatan obligasi dan sukuk ijarah pada BEI ditetapkan 18 Desember 2025.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi dan sukuk ijarah adalah PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (). Adapun PT Bank KB Indonesia Tbk berperan sebagai wali amanat.

Sumber : investor.id