IHSG Diguncang MSCI, Asing Ketahuan Borong Saham Ini
Thursday, January 29, 2026       10:52 WIB

Jakarta, CNBC Indonesia -- Di tengah tekanan hebat yang menghantam Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) usai keputusan Morgan Stanley Capital International ( MSCI ) terkait isu free float, investor asing ternyata belum sepenuhnya angkat kaki dari pasar saham Indonesia. Di balik derasnya aksi jual, terdapat sejumlah saham yang justru masih diborong asing.
Namun demikian, secara agregat pasar masih berada dalam tekanan. Total transaksi menunjukkan asing tetap mencatatkan net sell besar di pasar, mencerminkan kehati-hatian investor global sambil menunggu kejelasan respons regulator dan bursa atas isu transparansi struktur kepemilikan saham.
Asing tercatat melakukan aksi beli senilai Rp 14,76 triliun dan jual Rp 20,93 triliun. Dengan demikian asing membukukannet sell Rp 6,17 triliun.
Data perdagangan menunjukkan asing mencatatkan net buy terbesar pada saham Merdeka Copper Gold () sebesar Rp204 miliar, diikuti Alamtri Resources Indonesia() senilai Rp183,5 miliar dan Amman Mineral Internasional () sebesar Rp176,8 miliar. Minat beli juga terlihat pada saham XL Axiata Tbk. () Rp165,3 miliar sertaIndofood Sukses Makmur Tbk. () Rp127,6 miliar.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengannet foreign buyterbesar pada perdagangan kemarin:
PT Merdeka Copper Gold Tbk() - Rp 204 miliar
PT AlamtriResources Indonesia Tbk() - Rp 183,5 miliar
PT Amman Mineral Internasional Tbk() - Rp 176,8 miliar
PT XL AxiataTbk() - Rp 165,3 miliar
PT IndofoodSukses Makmur Tbk() - 127,6 miliar
PTMerdeka Battery Materials Tbk() - Rp 127 miliar
PT AstraInternational Tbk() - Rp 101 miliar
PTSolusi Sinergi Digital Tbk() - Rp 83,1 miliar
PTMora Telematika Indonesia Tbk() - Rp 73 miliar
PTTrimegah Bangun Persada Tbk() - Rp 68,5 miliar
Adapun IHSG anjlok 7,35% ke level 8.320,56 atau terkoreksi 659,67 poin pada penutupan perdagangan kemarin. Bahkan pada level terendahnya IHSG sempat ambruk lebih dari 8% dan dilakukan perhentian perdagangan sementara (trading halt) oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI).
Nyaris seluruh saham yang aktif diperdagangkan di bursa berada di zona merah. Sebanyak 753 saham turun, 16 tidak bergerak, dan hanya 37 saham yang naik.
Nilai transaksi tercatat jumbo atau yakni mencapai Rp 45,50 triliun yang melibatkan 60,86 miliar saham dalam 3,99 juta kali transaksi.
(mkh/mkh)

Sumber : www.cnbcindonesia.com