Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 9 Januari 2026: Babak Belur Lagi
Friday, January 09, 2026       09:37 WIB

JAKARTA, investor.id -Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) babak belur lagi pada Jumat (9/1/2026). Pelemahan itu seiring menguatnya dolar jelang rilis data tenaga kerja AS
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.04 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini anjlok 34 poin (0,2%) ke level Rp 16.832 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,02% ke level 98,95.
Sedangkan pada perdagangan Kamis (8/1/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 18 poin di level Rp 16.798.
Dikutip dari TradngView, Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat cenderung konsolidasi pada perdagangan pagi hari, menjelang rilis laporan non-farm payrolls (NFP) AS periode Desember yang akan diumumkan hari ini.
Analis Global Macro FOREX.com, Fawad Razaqzada, menilai laporan ketenagakerjaan AS tersebut berpotensi menjadi penentu arah pergerakan pasar valuta asing (FX) dalam sepekan ke depan.
"Data ini dapat menjadi penentu sentimen pasar valas untuk pekan ini. Jika data AS lebih kuat dari perkiraan, dolar AS berpeluang kembali menguat," ujar Razaqzada dalam keterangannya melalui email.
Dolar AS Menguat
Razaqzada menambahkan, penguatan dolar akan lebih terasa terhadap mata uang negara-negara yang bank sentralnya masih memiliki ruang untuk melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter.
Berdasarkan data LSEG , pasangan USD/JPY tercatat relatif stabil di level 156,94. Sementara itu, USD/KRW menguat 0,1% ke posisi 1.453,10. Di sisi lain, dolar Australia terhadap dolar AS (AUD/USD) bergerak datar di level 0,6698.
Pelaku pasar kini menanti hasil laporan tenaga kerja AS tersebut untuk memperoleh petunjuk lanjutan mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve, sekaligus menentukan pergerakan dolar AS dan mata uang global dalam waktu dekat.

Sumber : investor.id